Lestarikan Keberadaan Bekantan, Pertamina EP Sangasanga Field Siapkan Kemandirian Pokdarwis

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 15 November 2023 | 06:00 WIB
Lestarikan keberadaan bekantan, Pertamina EP Sangasanga Field siapkan kemandirian Pokdarwis. (DOK. Pertamina EP)
Lestarikan keberadaan bekantan, Pertamina EP Sangasanga Field siapkan kemandirian Pokdarwis. (DOK. Pertamina EP)

Kabar BUMN - Dengan dukungan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) sebagai induk pengelolaan perusahaan, PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field dari Regional Kalimantan berhasil mengembangkan Kelompok Sadar Wisata dan Ekowisata (Pokdarwis) berbasis pelestarian bekantan.

Pelestarian bekantan ini menjadi kunci utama dari keberlanjutan program Sungai Hitam Lestari, sebagai salah satu program unggulan Corporate Social Responsibility (CSR) PEP Sangasanga Field.

Manager Communication Relations & CID PHI Dony Indrawan menjelaskan, inisiasi program Sungai Hitam Lestari dilatarbelakangi kondisi habitat bekantan di Indonesia yang mulai berkurang dan beralih fungsi sejak tahun 1990.

Baca Juga: Sinergi Pertamina EP dan Elnusa Tuntaskan Proyek Penyisipan Pipa MOL XAP – MGS

Ironisnya, sekitar 60% atau 29,500 km2 lahan habitat bekantan yang tersisa, juga mengalami kerentanan karena keterjangkauannya dengan pemukiman, tambak, dan pertanian.

”Seiring meningkatnya populasi manusia dan tingginya mobilitas antar daerah, banyak daerah menjadi kawasan permukiman, tambak, dan perkebunan sehingga menyebabkan luasan area jelajah Bekantan semakin sempit,” ungkap Dony, Selasa (14/11/2023).

Menurutnya, perusahaan berkomitmen untuk menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan atau CSR yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Baca Juga: PT Pertamina EP Adopsi 3 Orangutan dan Jalin Kerja Sama dengan BOSF Palangkaraya

“Di program Sungai Hitam Lestari, kami menetapkan langkah untuk mencapai tujuan 5 kesetaraan gender, tujuan 13 penanganan perubahan iklim, tujuan 15 ekosistem daratan, dan tujuan 17 kemitraan untuk mencapai tujuan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pokdawis Sungai Hitam Lestari, Aidil Amin, mengungkapkan bahwa ia pada awalnya memiliki keresahan terhadap adanya perubahan ekologis di kawasan Sungai Hitam.

"Dampak yang paling nyata berasal dari konversi lahan hijau di daerah hulu dan hilir. Hal ini kemudian mempengaruhi habitat Bekantan yang sudah tinggal di area tersebut,” ujar Aidil.

Baca Juga: Jalin Kerja Sama dengan Dua Mitra Baru, Pertamina EP Sukses Tingkatkan Penerimaan Negara

Namun kini, keresahan Aidil pun mulai sirna. Melalui berbagai kegiatan yang diusung oleh program Sungai Hitam Lestari, tercatat peningkatan jumlah Bekantan di Sungai Hitam, yakni dari 188 ekor pada tahun 2013 menjadi 400 ekor pada tahun 2022.

Agar pelestarian bekantan dapat berjalan secara berkelanjutan, PEP Sangasanga Field juga membangun dan mengajarkan Pokdarwis tentang pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di area wisata Sungai Hitam melalui pemasangan panel surya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini