Alat ini akan mendeteksi ketinggian air yang dapat menjadi acuan mitigasi masyarakat setempat.
Baca Juga: Lestarikan Keberadaan Bekantan, Pertamina EP Sangasanga Field Siapkan Kemandirian Pokdarwis
Alat pendeteksi banjir diselenggarakan di Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih, sebagai daerah yang tidak pernah absen dari banjir setiap tahunnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Polsri Zakaria menyampaikan harapannya agar lebih banyak kolaborasi yang dapat dilakukan antara perusahaan dan perguruan tinggi demi pemberdayaan masyarakat.
"Mengingat perguruan tinggi memiliki sumber daya manusia yang mumpuni untuk melakukan riset-riset yang inovatif dan aplikatif,” kata Zakaria.
Baca Juga: PT Pertamina EP Adopsi 3 Orangutan dan Jalin Kerja Sama dengan BOSF Palangkaraya
Di kesempatan tersebut juga diselenggarakan workshop pembuatan eco enzym yang dapat dimanfaatkan untuk herbisida dan pestisida alami, pupuk alami untuk tanaman.
Selain itu, eco enzym juga dapat dijadikan opsi usaha untuk dikembangkan dengan bahan baku yang mudah didapat dari aktivitas rumah tangga.***
Artikel Terkait
Tingkatkan Produksi Migas, Pertamina EP Tandatangani Amandamen Perjanjian KSO dengan Mitra
PT Pertamina EP Berhasil Mencapai Target Produksi Migas di Pertengahan Tahun 2023
Tertinggi Sejak 2008, Pertamina EP Tarakan Field Berhasil Produksikan Minyak Capai Total 2.700 BOPD
Pengeboran Sumur RNT DZ-23 Sokong Pertamina EP Rantau Field Tingkatkan Produksi
Jalin Kerja Sama dengan Dua Mitra Baru, Pertamina EP Sukses Tingkatkan Penerimaan Negara