Tidak Hanya Berikan Alat Tangkap, Untuk Berdayakan Kelompok Nelayan, PT Timah Juga Perhatikan Jaminan Sosialnya

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 15 Januari 2024 | 14:00 WIB
PT Timah menyerahkan bantuan alat tangkap seperti jaring, mesin tempel, dan lainnya, kepada kelompok nelayan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau. (timah.com)
PT Timah menyerahkan bantuan alat tangkap seperti jaring, mesin tempel, dan lainnya, kepada kelompok nelayan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau. (timah.com)

Kabar BUMN - Sebagai upaya meningkatkan ekonomi masyarakat, PT Timah Tbk melaksanakan pemberdayaan kelompok nelayan di wilayah operasional perusahaan.

Terkini program pemberdayaan bagi kelompok nelayan dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau.

Bentuk kegiatan yang dilakukan di antaranya menyerahkan bantuan alat tangkap seperti jaring, mesin tempel, dan lainnya.

Baca Juga: Rumpon Ikan dan Kebun Karang, Langkah Nyata PT Timah Tbk dalam Melaksanakan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Selain itu, PT Timah Tbk juga melaksanakan program jaminan sosial berupa BPJS Ketenagakerjaan bagi kelompok nelayan.

Dengan program ini diharapkan dapat memberikan perlindungan sosial bagi kelompok nelayan.

Anggota holding industri pertambangan MIND ID ini juga melaksanakan program pembuatan dan penenggelaman rumpon ikan dan kebun karang bersama kelompok nelayan.

Baca Juga: Sepanjang Tahun 2023, Ini Program PT Timah Tbk untuk Memperkuat Ekosistem Pendidikan di Wilayah Tambang

PT Timah Tbk juga berkolaborasi dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) di Kabupaten/Kota di Bangka Belitung untuk menyerahkan bantuan bagi nelayan yang mengalami kecelakaan.

Komitmen PT Timah Tbk dalam melakukan pemberdayaan kelompok nelayan diapresiasi kelompok nelayan. Seperti yang disampaikan Ketua KUB Sungai Daud, Kabupaten Karimun, Khamarudin.

"KUB Sungai Daud, merasa senang dan bahagia dengan adanya bantuan jaring ini, semoga dengan adanya jaring yang baru ini hasil tangkapan kami meningkatkan sehingga ekonomi keluarga juga membaik," kata Khamarudin.

Baca Juga: Program PUMK PT Timah Iringi Kesuksesan Sueb Haris Kembangkan Pangkalan Gas Elpiji 3 Kg Selama Lima Tahun

KUB Sungai Daud terdiri dari sebelas orang anggota. Di antaranya, ada yang menjaring udang dan ikan.

Menurut Khamarudin, kebanyakan alat tangkap yang mereka miliki sudah banyak rusak serta sudah lapuk dan kurang maksimal pada saat digunakan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: timah.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini