“Berdasarkan data BMKG, bencana di musim penghujan seperti angin puting beliung, longsor, dan banjir biasanya diawali dengan intensitas curah hujan tinggi dan berlangsung lama yang terjadi di wilayah yang memiliki kerentanan terjadi bencana,” tambahnya.
Baca Juga: Bencana Longsor di Subang, Perhutani Sigap Kerahkan Polhut untuk Bantu Korban
Sementara itu, Kepala desa Walidono Syamsul Arifin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan bantuan Perhutani KPH Bondowoso kepada warga Desa Walidono.
“Bantuan ini akan segera kami salurkan kepada warga. Terima kasih, semoga Perhutani tambah jaya selalu dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” ujar Syamsul.***
Artikel Terkait
Responsif Atasi Bencana, DAHANA Mendapatkan Apresiasi dari Pemkab Subang
Simulasi Keadaan Darurat, Pertamina Regional JBB Asah Kesiapsiagaan dan Tanggap Bencana
Penuhi Kebutuhan Mendasar Korban Bencana, Jasa Marga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa di Sumedang
BRI Distribusikan Bantuan Bagi Korban Terdampak Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
Pastikan Ketersediaan Pangan di Posko Bencana Banjir, Pusri Serahkan Bantuan 1 Ton Beras untuk Korban Banjir Musi Rawas Utara
Banjir Membawa Lumpur ke Rumah Warga dan Fasilitas Umum, PT Timah Tbk Kerahkan Tim Tanggap Bencana dan Mobil Damkar