Lebih lanjut, AY Suhartanto menambahkan, menjaga kelestarian destinasi merupakan tanggung jawab semua pihak yang beraktivitas di sana, baik pengelola, pedagang, dan wisatawan.
Baca Juga: BRI Optimis Penyaluran KUR Senilai Rp165 Triliun Rampung Sebelum Tahun 2024 Berakhir
Melalui adanya pelatihan ini, ia berharap setiap pedagang di Candi Prambanan memiliki kesadaran untuk memilah dan memilih sampah secara teratur sehingga tercipta kawasan destinasi yang nyaman dan asri untuk dikunjungi.
Salah satu peserta pelatihan, Dwi Prihanto, mengatakan bahwa kegiatan ini penting dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran tentang proses pemilahan sampah yang berdampak pada pengurangan volume sampah yang terbuang.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak bisa menghadirkan dampak yang signifikan dalam mengatasi permasalahan sampah di destinasi Taman Wisata Candi Prambanan.
Baca Juga: IIMS 2024 Dibuka Hari Ini, PLN Perkuat Dukungan Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia
“Mari bersama-sama kita saling jaga kebersihan di lingkungan wisata Candi Prambanan ini dengan menjaga dan memilah sampah yang dihasilkan. Tugas menyelesaikan permasalahan sampah itu merupakan tugas bersama-sama dan wajib kita tanggung bersama,” ujar salah satu pedagang kios oleh-oleh di kompleks TWC Prambanan.***
Artikel Terkait
PT TWC Beri Sambutan Pada Wisatawan Sebagai Bentuk Apresiasi dengan Atraksi Seni Budaya dan Tanam Pohon
PT TWC Ajak Pemuda Lokal Jadi Pemandu Wisata di Candi Borobudur
Komitmen Wujudkan Green Tourism, PT TWC Gelar Aksi Tanam 1.200 Pohon di Kompleks Keraton Ratu Boko
Pelajar Naik Candi, Cara PT TWC Ajak Para Siswa Dapatkan Pengalaman Berharga di Borobudur
PT TWC Selenggarakan Kajian Lapangan Terbuka Kunjungan bagi Pelajar Naik Candi Borobudur