Kabar BUMN - Pertamina EP (PEP) memberikan sosialisasi dan pelatihan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Program Purnama Goes to School ke 5 sekolah di Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang.
Ke-5 sekolah tersebut adalah Madrasah Ibtida’iah Bahrul Huda, SMA Negeri 1 Compreng, SMKN 1 Compreng, SMPN 2 Compreng, dan SMP Negeri 1 Compreng.
Purnama Subang akronim dari Purna Pekerja Migran Indonesia Berdaya Bersama Subang. Program ini merupakan program pemberdayaan untuk para purna pekerja migran di Desa Compreng.
Baca Juga: Peran Penting Elnusa dalam Peningkatan Produksi Gas Pertamina EP di Prabumulih Field
Pelaksanaan program bertujuan agar siswa paham permasalahan limbah rumah tangga dan strategi memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi barang yang memiliki nilai guna dan ekonomi.
Dalam menggelar Purnama Goes to School, Pertamina EP berkolaborasi dengan mitra binaan Purnama Subang yang tergabung dalam kelompok Indonesian Migrant Workers Association (IMWA) sebagai narasumber.
Di kesempatan ini, berbagai materi diulas seperti jenis-jenis sampah, permasalahan sampah, solusi atas permasalahan sampah dengan pembuatan sabun dari eco enzyme dan minyak jelantah.
Baca Juga: Pertamina EP Tajak Sumur Eksplorasi Julang Emas 001 di Lapangan Donggi, Sulawesi Tengah
Tidak hanya mendapatkan materi, siswa peserta kegiatan Purnama Goes To School ini juga praktik pembuatan sabun dari eco enzyme dan minyak jelantah.
Selain itu, peserta pun diajak mengenal permasalahan limbah B3 yakni popok sekali pakai di sekitar mereka sekaligus cara pengolahannya menjadi pot.
Head of Communication, Relation & CID Zona 7 menjelaskan, “Melalui program ini perusahaan ingin mengambil peran dan kontribusi dalam melestarikan lingkungan dan memberdayakan masyarakat khususnya generasi muda.”
“Harapan dari kegiatan ini para pelajar tahu cara mengatasi limbah rumah tangga yang ada di sekitarnya dan mengolahnya agar lingkungan tetap terjaga,” tuturnya.
Setelah kegiatan ini, PT Pertamina EP Subang Field melalui kelompok IMWA akan bekerjasama dengan sekolah-sekolah untuk mengumpulkan limbah miyak jelantah, sayur, dan buah yang kemudian akan diolah menjadi eco enzyme lalu menjadi sabun.
Artikel Terkait
Peduli Pendidikan dan Sosial, Hutama Karya Salurkan Bantuan Senilai Rp 1 M di 8 Wilayah di Indonesia
Libatkan Pedagang Makanan, PT TWC Gelar Pelatihan dan Praktik Pemilahan Sampah di Candi Prambanan
Partisipasi dalam Kegiatan KLHK dan BRGM, Pertamina Hulu Rokan Tanam Pohon Sagu di Lahan Gambut di Pulau Terluar Indonesia
Peringati Hari Lahan Basah Sedunia, PTBA Partisipasi di Program Aksi Tanam Mangrove KLKH
Mobil Sehat PT Timah Hadir di Dusun Air Bulang, Warga Antusias Berharap Layanan Kesehatan Gratis Terus Berlanjut