Menurutnya, Taman Baca Stannia tak ubahnya seperti sebuah sekolah dimana banyak aktivitas yang bisa dilakukan selain belajar.
"Sangat senang ke sini, selain aman dan ramah anak, sambil menunggu ibu mengaji, seperti di sekolah, kita bisa membaca buku, mewarnai dan, bermain.
"Dan semuanya diberikan gratis. Kita bisa Belajar sambil bermain karena ada tempat bermain," kata siswi yang duduk di kelas 1 SD 1 Mentok ini.
Elza selaku pengurus sekaligus penjaga perpustakaan Taman Baca Stannia menyebut tempat ini bukan sekadar taman baca.
Melainkan juga tempat untuk mengedukasi para pelajar serta pengunjung terkait tata tertib berlalu lintas.
"Semenjak ditetapkan sebagai Kampung Terib Lalu Lintas, Perpustakaan menjadi tempat edukasi bagi pengunjung tentang tertib lalu lintas.
"Taman Baca diberikan sumbangan banyak buku dari Kepolisian, diharapkan buku-buku ini menjadi sarana edukasi bagi pelajar untuk patuh berlalu lintas di Jalan Raya," paparnya.
Ia menyebut, dukungan dari PT Timah membuat taman baca semakin maju dan banyak dikunjungi.
"Alhamdulillah Taman Baca sering ada buku-buku baru, semuanya didukung PT Timah,” tukasnya.***
Artikel Terkait
Mobil Sehat PT Timah Hadir di Dusun Air Bulang, Warga Antusias Berharap Layanan Kesehatan Gratis Terus Berlanjut
Upaya Tingkatkan Kualitas SDM di Lingkar Pertambangan, PT Timah Konsisten Berikan Beasiswa Pendidikan
Wujudkan Media Berkualitas, PT Timah Jalin Sinergi dengan Organisasi Pers Cetak Jurnalis Berkompeten
Hari Sampah Nasional, PT Timah Dukung Penyelenggaraan Seminar Pengelolaan Sampah untuk Masyarakat di Bangka Barat
Tahun 2024, PT Timah Targetkan Reklamasi 396,5 Hektare Lahan Pasca Tambang di Bangka Belitung