Perkuat Kemitraan Tebu Berkelanjutan, PTPN III Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Bagi Petani Tebu Mitra Binaan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 4 Maret 2024 | 08:30 WIB
PTPN III gelar pelatihan peningkatan kompetensi bagi petani tebu mitra binaan yang digelar di Convention Hall PT LPP Agro Nusantara, Yogyakarta, pada Senin-Kamis (26-29/2/2024) lalu. (holding-perkebunan.com)
PTPN III gelar pelatihan peningkatan kompetensi bagi petani tebu mitra binaan yang digelar di Convention Hall PT LPP Agro Nusantara, Yogyakarta, pada Senin-Kamis (26-29/2/2024) lalu. (holding-perkebunan.com)

Karena itu, pelaksanaannya menjadi penting untuk membantu petani tebu rakyat mengembangkan perkebunannya.

Baca Juga: Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan EBT, PLN Bakal Pasok Listrik Hijau Untuk PTPN III dan Alfamidi

“Perusahaan memiliki tanggung jawab untuk memberikan akses pengetahuan, baik itu teknik budidaya, penguatan kelembagaan, dan kemitraan melalui sebuah pelatihan dan pengembangan dalam rangka untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat khususnya pelaku usaha tebu rakyat, dalam hal ini petani tebu mitra,” ucap Mahmudi.

Melalui program pengembangan petani tebu rakyat ini, PTPN III (Persero) terus berupaya mengoptimalkan pencapaian produksi perusahaan.

Pola kemitraan bersama dalam pembangunan perkebunan yang sinergis dapat mendorong produktivitas optimal.

Baca Juga: PTPN III Diganjar Dua Penghargaan dari Ajang Keterbukaan Informasi Publik Awards 2023

Dengan demikian, keberlangsungan rantai pasok serta keberlanjutan suatu usaha perkebunan selalu terjaga.

Kemitraan, lanjut Mahmudi, menjadi wadah untuk mencapai suatu tujuan yang sama antara petani rakyat dan perusahaan perkebunan demi mewujudkan industri tebu yang berkelanjutan. 

“Kemitraan merupakan elemen penting dalam industri tebu, karena terkait aspek persaingan usaha dan keberlanjutan industri tebu kedepan, serta merupakan kunci dasar kekuatan dalam peningkatan daya saing,” imbuhnya.

Baca Juga: Rayakan HUT RI ke-78 dengan Berbagi, PTPN III Beri Bantuan ke Panti Asuhan dan Keluarga Pahlawan

Dalam pelatihan ini, para petani tebu mitra dibekali pengetahuan dari aspek hard kompetensi dan soft kompetensi.

Hard kompetensi adalah standar teknis budidaya tebu dan mekanisasi.

Sedangkan aspek soft kompetensi, antara lain yakni terkait kemitraan komunikasi sosial dalam industri tebu, serta membangun jiwa kewirausahaan dan peningkatan kelembagaan tebu rakyat.

Baca Juga: Gelar RUPS, PTPN III Sukses Lewati Tahun 2022 dengan Catatan Keuangan Positif

Pelatihan ditutup dengan outing class untuk membangun pengembangan karakter petani tebu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: holding-perkebunan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini