Diharapkan, langkah ini dapat menjaga stabilitas sumber mata air dan mempertahankan cadangan air dalam sumur air, serta mampu mendistribusikan pengaliran air bersih mencakup 5 kawasan di Gunung Kidul.
Baca Juga: Berapa Harga Tiket Masuk Candi Borobudur di Pekan Libur Panjang Waisak 2024? Simak Informasinya
Senada dengan Pilar Sosial dalam Tujuan Pembagunan Berkelanjutan Nomor 6, yaitu Air dan Sanitasi yang Layak, WIKA meyakini program ini akan memberikan manfaat besar dalam memberikan kualitas kehidupan yang lebih baik untuk warga sekitar.
“Kami berharap bahwa sistem irigasi pipa ini akan terus dipelihara sehingga mampu memberikan manfaat secara berkelanjutan, dengan terpenuhinya kebutuhan air bersih pada musim kemarau untuk masyarakat di sekitar Gunung Kidul,” ujar Ery Nugroho.***
Artikel Terkait
WIKA Menggelar Seminar Peduli Stunting Bersama 6.400 Kader Posyandu dan Orang Tua
Langkah Strategis Atasi Keterbatasan Akses Menuju Jambi dan Sekitarnya, KSO HK-WIKA-BA bangun JTTS Bayung Lencir - Tempino Seksi 3
WIKA Lanjutkan Pembangunan Jalan Sumbu Kebangsaan Timur Tahap II yang Berlokasi di Sepaku, Penajam Paser Utara
WIKA Lanjutkan Pembangunan Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Fase I
Dukung Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan, WIKA Raih Penghargaan Listrik Indonesia 2024