Terakhir, melalui program Klayas Berdikari, program ini mendukung kemandirian pangan dan akses energi menggunakan panel surya di Desa Klayas, Sorong, Papua Barat.
Baca Juga: Kilang Pertamina Internasional Sabet 13 Penghargaan di Ajang CSR dan ESG Internasional
Program Desa Energi Berdikari merupakan salah satu program inisiatif upaya mendukung dekarbonisasi.
Menurut Hermansyah, melalui program ini KPI Group telah berhasil mendorong penggunaan 35.500 Watt peak energi terbarukan, mereduksi lebih dari 126.000 CO2eq ton per tahun emisi karbon, serta memberikan lebih dari 600 Kepala Keluarga penerima manfaat.
Program ini menjadi bukti bahwa KPI terus berkomitmen mendukung masyarakat 3T dalam penyediaan akses energi bersih dan mendukung upaya dunia dalam mencapai net zero emission 2060 melalui pengembangan program berkelanjutan dan pemanfaatan energi terbarukan.
Baca Juga: Kilang Pertamina Internasional Kejar Penyelesaian Proyek RDMP Balikpapan dengan Kompleksitas Tinggi
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan, Pertamina terus mengembangkan Program Desa Energi Berdikari.
Selain untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, program Desa Energi Berdikari juga mampu menurunkan emisi hingga 729.127 ton CO2eq per tahun, pada akhir tahun 2023.
"Program ini akan terus diperluas sebagai bentuk komitmen Pertamina dalam pengembangan energi berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat dalam pemanfaatan sumber energi terbarukan yang tersedia di desa,"pungkas Fadjar.***
Artikel Terkait
Project Financing RDMP Kilang Pertamina Balikpapan Raih Penghargaan Deal of the Year se-Asia Pasifik
Kilang Pertamina Unit Balikpapan Siap Tingkatkan Kapasitas Produksi, Sebelumnya 260 Barrel Per Hari Kini Menjadi..
Potensi Lonjakan Satgas Rafi 2024, Kilang Pertamina Siap Jaga Pasokan Energi
S&P Global Ratings: Kilang Pertamina Internasional Peroleh Peringkat Credit Rating 'BBB'