PT KPI Sabet Enam Penghargaan Sekaligus di Indonesia Green Awards 2022

Photo Author
Redaksi, Kabar BUMN
- Rabu, 23 Maret 2022 | 14:01 WIB

Kabar BUMN -  PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) kembali raih prestasi melalui program unggulan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di ajang Indonesia Green Awards (IGA) tahun 2022.

Acara Indonesia Green Awards ini diselenggarakan oleh The La Tofi School of CSR, dan malam puncak penganugerahan IGA diselenggarakan Senin (21/3) lalu di Jakarta. 

PT KPI menerima 6 penghargaan untuk beberapa kategori yakni “Mengembangkan Pengolahan Sampah Terpadu”, “Mempelopori Pencegahan Polusi”, “Penyelamatan Sumber Daya Air”, “Rekayasa Teknologi dalam Menghemat Energi”, serta “Mengembangkan Keanekaragaman Hayati”. 

Seluruh penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Chairman The La Tofi School of CSR, La Tofi, kepada Area Manager Comrel & CSR PT KPI Refinery Unit III Plaju, Siti Rachmi Indahsari, dan Jr. CSR & SMEPP PT KPI Refinery Unit V Balikpapan, Sukti Rahmawati.

La Tofi mengungkapkan bahwa IGA merupakan penghargaan yang diberikan oleh The La Tofi School of CSR kepada perusahaan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan melalui berbagai ragam kreativitas. Tahun ini sejumlah program TJSL diikutsertakan oleh beberapa perusahaan dalam IGA Award yang dibagi dalam 8 kategori.

Program CSR dinilai berdasarkan suatu proses yang kolaboratif namun membawa cerita perubahan, serta konsistensi perusahaan dalam melestarikan lingkungan hidup di tengah tekanan pandemi Covid-19. 

“Konsistensi ini menjadi kata kunci, karena implementasi CSR tidak tergantung dari naik turunnya laba perusahaan, dimana berbagai kendala bisnis bisa diatasi dengan tetap mengimplementasikan CSR berikut mengkomunikasikannya,” kata La Tofi.

Beberapa program unggulan perusahaan yang mendapat penghargaan IGA yakni Peternakan Ayam Terintegrasi dengan budidaya Black Soldier Fly (BSF) atau maggot dan Sayuran Organik. 

Program tersebut berhasil meraih penghargaan IGA di kategori “Mengembangkan Pengelolaan Sampah Terpadu.”

Program BSF merupakan sebuah program yang dikembangkan Kilang Pertamina di Balikpapan bagi warga Sekitar Hutan Lindung Sungai Wain, Balikpapan, sebagai rantai kegiatan berkaitan mulai dari pengolahan sampah organik di masyarakat dengan peternakan ayam, lele dan pengembangan sayur organik.

Rantai program dimulai dari pengolahan sampah organik yang diolah menjadi pupuk dengan memanfaatkan maggot. Pupuk kemudian dimanfaatkan sebagai penyubur tanaman sayuran organik. 

Sementara maggot yang sudah tidak produktif mengurai sampah dijadikan sebagai bahan pakan ayam petelur sehingga dapat meningkatkan produksi telur serta bahan pakan budidaya lele.

Corporate Secretary PT KPI, Ifki Sukarya menyampaikan, program yang dijalankan sejak tahun 2019 ini, digarap oleh 7 kelompok yang mampu mengurangi limbah sampah, meningkatkan pendapatan kelompok, serta mendorong penghematan dalam perawatan sayuran organik dan pembelian pakan ayam. 

“Program ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan sebagai salah satu bentuk tanggung jawab atas konsumsi dan produksi yang telah dilakukan di berbagai langkah SDG’s,” kata Ifki.

Ifki turut menuturkan bahwa ini juga merupakan bagian dari SDGs 12, mendorong untuk untuk perlindungan ekosistem laut, ekosistem darat yang sejalan dengan SDGs 14 dan 15, serta meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan sampah terintegrasi yang sesuai dengan SDGs 8.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Terkini