PKS Sei Tapung Maksimalkan Limbah Sawit Jadi Pupuk Organik dan Energi Ramah Lingkungan

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 4 Juni 2026 | 19:30 WIB
PKS Sei Tapung optimalkan limbah sawit jadi pupuk organik dan energi terbarukan melalui pemanfaatan tankos hingga biogas ramah lingkungan. (Dok. Perkebunan Nusantara)
PKS Sei Tapung optimalkan limbah sawit jadi pupuk organik dan energi terbarukan melalui pemanfaatan tankos hingga biogas ramah lingkungan. (Dok. Perkebunan Nusantara)

Kabar BUMN – Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Tapung milik PTPN IV Regional III terus memperkuat pengelolaan limbah hasil pengolahan kelapa sawit secara menyeluruh sebagai bagian dari penerapan ekonomi sirkular dan praktik industri yang lebih berkelanjutan.

Berbagai limbah yang dihasilkan tidak hanya dikelola, tetapi juga dimanfaatkan kembali agar memiliki nilai guna lebih besar.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung produktivitas perkebunan sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas industri sawit.

Baca Juga: KAI Targetkan Akuisisi INKA Selesai November 2026, Integrasi Mulai Digulirkan Tahun Depan

Salah satu bentuk pemanfaatan limbah dilakukan melalui pengolahan tandan kosong kelapa sawit atau tankos menjadi pupuk organik.

Selain membantu meningkatkan hasil perkebunan, tankos juga dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi pengurangan emisi gas rumah kaca melalui pengelolaan limbah yang lebih efisien.

Pelaksana Tugas (Pj) Manajer PKS Sei Tapung, Devario Ibnurusd S., menjelaskan bahwa pemanfaatan tankos menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menjalankan praktik perkebunan yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga: Elnusa Peroleh Fasilitas Kredit USD 20 Juta dari BRI untuk Perkuat Ketahanan Bisnis

Menurutnya, inisiatif ini sekaligus menjadi cara untuk meningkatkan nilai tambah dari limbah hasil pengolahan sawit yang sebelumnya kurang termanfaatkan secara maksimal.

Ia menyebut tankos memiliki kandungan bahan organik yang cukup baik untuk menjaga kualitas tanah. Keberadaannya dinilai mampu membantu memperbaiki struktur lahan, meningkatkan kesuburan, serta menjaga ketersediaan unsur hara secara alami bagi tanaman perkebunan.

“Pemanfaatan tankos sebagai pupuk organik merupakan salah satu bentuk dukungan manajemen terhadap praktik budidaya sawit yang lebih lestari dan ramah lingkungan."

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Dieng Culture Festival 2026 Digelar 28-30 Agustus, Ini Agenda Lengkapnya

"Selain membantu petani, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan mengoptimalkan seluruh produk samping agar memberikan manfaat yang lebih luas,” kata Devario.

Selama ini, lanjutnya, PKS Sei Tapung rutin mendistribusikan tankos kepada masyarakat, khususnya petani di sekitar area operasional perusahaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini