tjsl

Libatkan Kelompok Mitra Lokal, PEP Subang Field Optimalkan Manfaat Limbah Daun Nanas Hasil Panen Warga

Senin, 6 November 2023 | 11:00 WIB
Program usaha mengolah daun nanas menjadi serat PEP Subang Field sejalan dengan prinsip pemberdayaan masyarakat. (DOK. PEP)

Inovasi yang diangkat di program “Pesona” Subang adalah modifikasi mesin serut atau dekortikator besar yang diberi penutup mesin sehingga lebih aman. Ada pula inovasi berupa dekortikator mini dengan segmentasi untuk penggunaan rumah tangga.

Baca Juga: Pertamina EP Tarakan Field: Daur Ulang Sampah Plastik Bersama Siswa SMP dan SMA di Tarakan

“Inovasi terakhir adalah mengubah mesin penggerak (primeover) dekortikator mini mengunakan tenaga surya panel atau disebut decolacel,” kata Wazirul.

Mesin decolacel dioperasikan menggunakan tenaga surya sehingga berkontribusi pada penurunan emisi sebesar 302.95 tonCO2eq/tahun dan penghematan listrik sebesar Rp74.000/bulan.

Decolacel ini bahkan telah mengantongi sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan hak paten dari Kementerian Hukum dan HAM pada Oktober 2023.

Baca Juga: Jalin Kerja Sama dengan Dua Mitra Baru, Pertamina EP Sukses Tingkatkan Penerimaan Negara

Ndirga Andri Sisworo, Senior Manager PEP Subang Field, mengatakan sejak 2020 pihaknya memberikan bantuan alat dan sarana produksi, pendampingan, dan pengembangan sumber daya manusia melalui serangkaian pelatihan yang dibutuhkan.

PEP Subang Field juga ikut mengembangkan usaha lainnya seperti menjejaringkan dengan berbagai pihak dan market potential yang ada kepada lelompok Pinlefi.

“Sinergi dengan Kelompok Pinlefi dalam Program PESONA SUBANG diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mengurangi dampak kerusakan lingkungan, dan mencapai pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Ndirga.

Baca Juga: Tertinggi Sejak 2008, Pertamina EP Tarakan Field Berhasil Produksikan Minyak Capai Total 2.700 BOPD

Herman, Lurah Cikadu, mengucapkan terima kasih atas dukungan PEP Subang Field dalam pemberdayaan masyarakat di wilayahnya. Dia berharap ke depan akan banyak warga Cikadu yang terlibat dalam usaha yang dikembangkan kelompok Pinlefi.

“Warga Cikadu merasakan dampak sosial ekonomi dan lingkungan dari kehadiran program pemberdayaan PEP Subang Field di wilayah ini,” jelas Herman.***

Halaman:

Tags

Terkini