tjsl

Aktif dalam Pemenuhan Target Reklamasi, Subholding Pelindo Jasa Maritim Gencar Tanam Mangrove

Rabu, 29 November 2023 | 08:30 WIB
Kegiatan penanaman Bakau SPJM dilakukan dilaksanakan pada 25 November 2023 bertempat di Dusun Borongkaluku, desa Borimasunggu, Kabupaten Maros. (jasamaritim.co.id)

Kabar BUMN - Subholding PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) melaksanakan program penanaman mangrove atau bakau di Dusun Borongkaluku, desa Borimasunggu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (25/11/2023).

Aksi nyata Pelindo Group ini masuk ke dalam kolaborasi program bersama Kementerian Koordinator Bidang Kementerian dan Investasi (Marvest), Kementerian Lingkungan dan Kehutanan (KLKH) dan Kementerian Kelautan dan Perikatan (KKP).

Di kolaborasi tersebut, secara nasional, target rehabilitasi mangrove yang ingin dicapai adalah seluas 600.000 hektare.

Baca Juga: SPJM Sukses Sandarkan Kapal Pesiar dengan 412 Penumpang di Pelabuhan Makassar

SPJM sebagai bagian dari Pelindo, menuangkan target ini dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Target reklamasi bagi Pelindo group kurang lebih 2.599 hektare. Dari jumlah tersebut, 86 hektare menjadi tanggung jawab SPJM.

Direktur SDM dan Umum PT Pelindo Jasa Maritim Rachmat Prayogi menjelaskan, “Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan rehabilitasi mangrove nasional, yang oleh SPJM diprogramkan selama multi years dengan total penanaman direncanakan seluas 86 hektare.”

“Di tahun ini (2023), penanaman dilakukan seluas 3 hektare dengan pola penanaman rumpun berjarak, antara rumpun jaraknya 10 meter, selanjutnya diharapkan dapat dituntaskan dalam jangka waktu 5 tahun,“ lanjutnya.

Baca Juga: SPJM Sandarkan Kapal Pesiar MV Star Breeze di Pelabuhan Makassar, Berisi Wisatawan Mancanegara Melakukan Perjalanan Liburan

Metode ini berfungsi untuk mengokohkan dan menjerat hara (lumpur) juga sebagai tanda adanya kegiatan sehingga nelayan tidak menebar jaring di sana.

Selain itu, dilakukan pula pemagaran di luar lokasi penanaman mangrove, disisipi bambu rangkap setiap meternya, lalu diberi jejaring yang fungsinya untuk menahan sampah agar tidak masuk ke lokasi penanaman mangrove.

Dalam kegiatan kali ini, SPJM kolaborasi bersama dua anak Perusahaan bidang peralatan, yaitu PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (JPPI) dan PT Equiport Inti Indonesia (EII).

Baca Juga: Pemegang Saham Ganti Direktur Strategi dan Komersial Subholding Pelindo Jasa Maritim, Ini Susunan Anggota Direksi SPJM Terbaru

Melalui program ini, Pelindo Jasa Maritim berupaya mewujudkan pelaksanaan Program TJSL melalui edukasi kemasyarakatan tentang pentingnya merawat dan pemanfaatan mangrove secara bertanggung jawab.

Selain itu, untuk perahu-perahu nelayan, dilakukan pengecatan sehingga perahu tersebut terawat dan tampak rapi dan makin menarik penampilannya.***

Tags

Terkini