Kabar BUMN - PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC) belum lama ini mengadakan Pelatihan dan Praktik Pemilahan Sampah Pedagang Makanan di Candi Prambanan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (12/2) lalu ini melibatkan langsung sebanyak 50 pedagang makanan di sekitar Candi Prambanan.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap budaya ramah lingkungan melalui upaya daur ulang limbah di kawasan wisata.
Baca Juga: Dorong Pemerataan Pembangunan, Bank Mandiri Salurkan Kredit Infrastruktur Rp 301,77 Triliun
Penyelenggaraan program ini juga merupakan implementasi dari Pilar Sosial dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 12, yaitu Produksi dan Konsumsi yang Bertanggung Jawab.
Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini menghadirkan narasumber Lurah Panggungharjo, Wahyudi Anggoro Hadi, Corporate Secretary Pasti Angkut, Sholahuddin Nurazmy, dan fasilitator pelatihan, Anita Yuli Hastuti.
Kegiatan hari pertama diisi dengan Focus Group Discussion (FGD) soal pemilahan sampah.
Lalu hari berikutnya, dimulailah pelatihan pengolahan sampah seperti pelatihan pemilahan sampah, praktik memilah sampah, dan pembuatan bak sampah khusus limbah kelapa.
Pasca kegiatan, para pedagang juga akan tetap didampingi melalui monitoring dan evaluasi untuk melihat konsistensi aktivitas pemilahan sampah.
Antusiasme para pedagang di Candi Prambanan dalam mengikuti kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pariwisata di Indonesia.
Corporate Secretary PT TWC, AY Suhartanto, mengatakan bahwa pelaksanaan program ini merupakan bagian dari penerapan tanggung jawab sosial yang juga tertuang di salah satu inti dari ISO 26000 yaitu tanggung jawab terhadap lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam penerapan sustainable tourism yang lebih ramah lingkungan dengan meminimalkan jumlah sampah yang dihasilkan per harinya. Hal ini diharapkan turut membantu pemerintahan daerah dengan meminimalkan beban sampah yang dibuang ke TPU. Destinasi Candi Prambanan bisa menjadi contoh pengelolaan sampah yang bertanggung jawab,” jelasnya.