Kabar BUMN - Di tahun 2022 sempat viral video seekor gajah yang terekam kamera melintas di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai.
Tol tersebut sebenarnya sudah dilengkapi underpass atau terowongan gajah yang ramah lingkungan, tetapi saat itu dibanjiri air dari sungai sekitarnya.
Gajah Sumatra bernama Codet itu diduga sedang mencari pasangan. Gergasi rimba ini melintas dari area SM Giam Siak Kecil untuk menuju SM Balairaja.
Baca Juga: Bersama-sama Cari Cadangan Migas Baru, SKK Migas - PHR Lakukan Tajak Sumur Eksplorasi Pinang East-1
Codet nekat menyeberang dan mempertaruhkan keselamatannya di jalan tol demi menemukan cintanya.
Codet merupakan seekor gajah jantan gagah tanpa gading dikenal sebagai gajah soliter, yang berarti ia hidup sendiri dan tidak tergabung dalam kelompok gajah lainnya.
Adapun ketiadaan gading bukanlah kondisi bawaan lahirnya. Gading Codet patah karena perkelahian dengan Getar, gajah liar lainnya pada 2015.
Baca Juga: Ciptakan Inovasi Perekahan Tanpa Rig, PHR Hemat Biaya Pengeboran Rp4,5 Miliar Per Sumur
Codet sering terlihat berkeliaran di wilayah Suaka Margasatwa (SM) Balairaja dan SM Giam Siak Kecil di Provinsi Riau, dua kantong atau wilayah jelajah gajah yang saling terhubung.
Di wilayah Giam Siak Kecil pula Codet bertemu dengan seekor gajah betina, Seruni, yang terbiasa hidup dalam kelompok.
Pada musim kawin tersebut, Codet dan Seruni biasanya bertemu. Keberhasilan perkawinan keduanya sangat penting untuk menjaga populasi gajah Sumatra yang terancam punah.
Baca Juga: PHR Edukasi Ribuan Anak TK Tentang Bahaya Api dan Peranan Satuan Pemadam Kebakaran
Kisah cinta Codet dan Seruni adalah simbol perjuangan gajah Sumatra di era modern.
Habitat mereka semakin terfragmentasi akibat aktivitas manusia, sehingga sulit untuk bertemu dan kawin.