Kabar BUMN - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melakukan kegiatan Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 344 hektare (ha) di Kawasan Bukit Menoreh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Rehabilitasi bertujuan memulihkan fungsi DAS di Bukit Menoreh yang merupakan salah satu sumber air masyarakat DIY dan Jawa Tengah.
Dengan Pemulihan DAS ini harapannya bisa menjaga sumber daya air alami masyarakat tersebut.
Baca Juga: Dari Desa Usaha Percetakan dan Konveksi Mitra Binaan PTBA Kini Tembus Pasar Nasional
Selain itu, Bukit Menoreh merupakan salah satu pintu gerbang kedatangan wisatawan dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) menuju Candi Borobudur.
Dijelaskan Corporate Secretary PT Bukit Asam Tbk Niko Chandra, kegiatan Rehabilitasi DAS yang dilakukan PTBA di Kawasan Bukit Menoreh juga mendukung pengembangan Destinasi Wisata Super Prioritas (DPSP) Candi Borobudur.
Dimulai sejak 2021, Rehabilitasi DAS di Kawasan Bukit Menoreh saat ini telah memasuki tahap pemeliharaan tahun ketiga.
Di kegiatan ini, PTBA menanam 137.600 bibit tanaman produktif yang bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut.
Di antaranya yakni Durian Musangking, Durian Montong, Alpukat Aligator, Alpukat Kendil, Manggis, Kelengkeng Kateki, Petai Gobang, Jambu Kristal, Mangga Arum Manis, hingga Jambu Air Madu Deli.
Tanaman buah-buahan tersebut diharapkan dapat mengurangi aktivitas penebangan dan panen kayu.
Baca Juga: Di Tahun Buku 2023 Catatkan Laba Bersih Rp6,1 Triliun, PTBA Bagikan Rp4,6 Triliun Sebagai Dividen
Selama ini tanaman yang ditanam masyarakat mayoritas tanaman kayu, sehingga secara berkala terdapat penebangan pohon untuk mengambil kayunya.
"Hasil buah-buahan dapat menambah penghasilan masyarakat lokal, baik dari penjualan langsung buah-buahan saat panen, maupun sebagai katalisator munculnya peluang usaha-usaha baru terkait pasca panen nantinya," Niko menjelaskan.