tjsl

PT KPI Sabet Enam Penghargaan Sekaligus di Indonesia Green Awards 2022

Rabu, 23 Maret 2022 | 14:01 WIB

Sementara itu, di kategori “Mempelopori Pencegahan Polusi”, diraih oleh binaan Kilang Pertamina di Plaju yakni Operating Window Optimization Polypropylene Plant dan program Kilang Pertamina di Balikpapan melalui Program Pengolahan Minyak Jelantah. 

Di kategori ini, dua unit operasi PT KPI dinilai telah mempelopori upaya-upaya untuk mengurangi polusi udara, darat dan air/laut melalui kebijakan dan rekayasa teknologi.

Kebijakan Operating Window Optimization Polypropylene Plant yang diterapkan di Kilang Pertamina di Plaju merupakan upaya untuk mengurangi emisi yang ditimbulkan sebagai dampak produksi bijih plastik polypropylene pada unit Polypropylene Plant.

Program ini menerapkan pemanfaatan kembali gas flare yang sebelumnya dilepas ke udara bebas untuk menjaga tekanan di unit produksi dan dianggap sebagai production loss. Melalui program ini, Kilang Pertamina di Plaju mampu mengurangi timbulan pencemaran emisi gas rumah kaca dan gas konvensional yang dihasilkan.

Program yang dimulai tahun 2020 ini menghasilkan dampak positif pada lingkungan berupa penurunan emisi. Pada tahun 2020 hingga 2021, program ini telah berhasil menurunkan emisi CO2 rata-rata sebesar 895,6 ton CO2 equivalent per tahun atau setara dengan penghematan biaya sebesar Rp75,8 Juta per tahun.

Di kategori “Penyelamatan Sumber Daya Air”, Program pengelolaan Sistem Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) berbasis masyarakat binaan Kilang Pertamina di Plaju. 

Melalui program ini, masyarakat RW 002 Plaju Ulu, Palembang yang sebagian besar merupakan perajin tempe, diberikan kesadaran dalam mengelola limbah produksi pangan berbahan baku kedelai itu melalui sistem IPAL serta revitalisasi saluran air. 

Sehingga kampung perajin tempe di Plaju Ulu kini menjadi kampung yang asri dan nyaman, limbah industri tempe terkelola dengan baik tanpa bau yang menyengat, dan mencegah terjadinya pencemaran air sumur rumah tangga.

Program Belida Musi Lestari yakni budidaya Ikan Belida melibatkan masyarakat dengan konsep kolaborasi antara Kilang Pertamina di Plaju bersama Badan Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan (BRPPUPP) Palembang. 

Budidaya ikan Belida Sumatera sebagai upaya pelestarian ikan yang hampir punah tersebut, mendapatkan penghargaan kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati. Program ini telah menyelamatkan 30 ekor ikan Belida dari perdagangan bebas dan telah berhasil menetaskan 66 ekor anakan ikan Belida dengan sistem budidaya.

Sementara di kategori “Rekayasa Teknologi dalam Menghemat Energi/Penggunaan Energi Baru Terbarukan” juga diperoleh Kilang Pertamina di Plaju melalui program Dehidrator Makanan Energi Panas dan Cahaya.

Program tersebut yakni penggunaan tenaga surya sebagai sumber energi untuk pengering teh herbal, bunga rosella, dan bahan tanaman obat-obatan keluarga untuk dijadikan sebagai bahan minuman herbal penunjang stamina. 

Rekayasa teknologi ini mampu mempersingkat waktu pengeringan yang sebelumnya memakan waktu 7 hari menjadi hanya maksimal 3 hari.

“Kami berterima kasih atas apresiasi IGA Award ini, di mana pengakuan ini akan memicu PT KPI untuk lebih lebih kreatif dalam mengimplementasikan program TJSL yang peduli dengan lingkungan, sekaligus memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujar Ifki.

Halaman:

Terkini