Pelatihan yang berlangsung 2 hari dan diikuti 30 Kader Posyandu ini difokuskan pada pengembangan pengetahuan terkait pencegahan stunting, deteksi dini tumbuh kembang balita.
Kemudian, peningkatan skill komunikasi dan inovasi kader serta pengoperasian alat kesehatan, contohnya alat ukur antropometri, dan lain-lain.
Peserta pelatihan, Suharini menyampaikan ia menerima banyak ilmu baru dan belajar langsung dari narasumber yang berkompetan dalam kegiatan pelatihan kader posyandu ini.
“Pelatihan ini sangat menyenangkan dan dinamis, saya mendapat materi terkait penggunaan alat ukur data antroprometri (tinggi dan panjang badan, berat badan, dan lingkar kepala), pengisian buku KIA,” jelas Sri.
Selain itu, peserta juga diajak studi banding ke Puskesmas Posyandu Kunci 2 Pendayen Umbul Harjo yang merupakan Posyandu Inovasi Terbaik 1 Tingkat Nasional dan Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Tahun 2023.
“Terima kasih PLN EPI yang sudah melaksanakan pelatihan ini dan semoga kerjasama ini terus berlanjut demi meningkatkan layanan posyandu di Kalurahan kami," ucap Suharini.***
Artikel Terkait
PLN EPI Didapuk Sebagai The Most Favorite Company in Primary Energy Supply di Penghargaan Listrik Indonesia 2024
KSP Apresiasi Program Cofiring PLN EPI, Masyarakat Dilibatkan untuk Kurangi Emisi Melalui Pengembangan Biomassa
Penghargaan Listrik Indonesia 2024: PLN EPI Dinobatkan Sebagai The Most Favorite Company in Primary Energy Supply
PLN EPI Berkomitmen Terapkan Sistem Manajemen Kepatuhan dan Anti Penyuapan
PLN EPI Menginisiasi Program Budidaya Ternak Kambing Perah di Gunung Kidul untuk Mendorong Pemberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat
PLN EPI Kerjasama dengan PT RAE, Perkuat Penyediaan Biomassa