PGN mendukung pengaktifan budidaya ikan, pertanian, serta fasilitas edukasi, yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi tetapi juga menanamkan nilai pentingnya pelestarian Sungai Ciliwung.
Baca Juga: Tingkatkan Jumlah Jaringan, Lebih Dari 2.000 Rumah di Semarang Tersambungkan Jargas PGN
Terakhir, pilar ketiga yaitu Gerbang Si Rahayu yang mengutamakan konservasi ikan endemik dan keamanan sungai.
Dengan kerjasama bersama BPBD/SAR, PGN melatih satgas yang berasal dari masyarakat lokal serta mendukung ekstrakurikuler arung jeram di SMPN 34 Depok.
Fajriyah menjelaskan, program ini dijadwalkan berlangsung dalam tiga tahap, yakni pengembangan (2024), stabilisasi (2025), dan mandiri (2026).
Baca Juga: PGN Lunasi Sisa Obligasi USD 396 Juta Tepat Waktu
Dalam upaya ini, PGN juga akan membangun Early Warning System untuk bencana banjir, serta ruang terbuka hijau yang dilengkapi dengan fasilitas umum seperti jogging track, amphitheater, dan jalan setapak.
Harapan kami ke depan, ungkap Fajriyah, adalah terciptanya kolaborasi yang solid antar berbagai pihak.
Sehingga Program GerbangBiru Ciliwung bukan hanya milik Pertamina, PGN, KLHK, atau kelompok tertentu, tetapi menjadi tanggung jawab bersama.
“Dengan sinergi antara pemerintah, sektor bisnis, dan masyarakat, kami berharap program ini dapat mendukung keberlanjutan lingkungan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian,” pungkas Fajriyah.***
Artikel Terkait
Masuki Tahap Akhir, WIKA dan JAKON Segera Rampungkan Proyek Sodetan Ciliwung
PTPN XII Hijaukan Kawasan Bantaran Kali Ciliwung Condet Lewat Aksi Penanaman 100 Pohon Buah
Hari Peduli Sampah Nasional 2024, ASDP Gandeng Komunitas Lingkungan Bersihkan Sampah di Sungai Ciliwung
Dukung Festival Ciliwung, Gerbang Biru Ciliwung Pertamina Untuk Kembangkan Ekosistem Sungai