Pertamina dan Yayasan Owa Jawa Bersinergi Lestarikan Owa Jawa di Gunung Puntang

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 1 September 2024 | 15:00 WIB
Pertamina dan Yayasan Owa Jawa berkolaborasi untuk melindungi owa Jawa di Gunung Puntang (Dok. Pertamina)
Pertamina dan Yayasan Owa Jawa berkolaborasi untuk melindungi owa Jawa di Gunung Puntang (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN - Keluarga Wili, yang terdiri dari Wili—si jantan dewasa—Sasa—si betina dewasa—dan Jatna—anak jantan remaja dari Wili dan Sasa, telah kembali ke habitat alaminya sejak Oktober 2017.

Keluarga ini merupakan bagian dari spesies owa Jawa yang telah dipulihkan ke lingkungan asli mereka di Kawasan Hutan Lindung Malabar, Gunung Puntang, di daerah Bandung Selatan.

Menurut drh Pristiani Nurantika, Manajer Program Yayasan Owa Jawa, proses pelepasliaran owa Jawa ke habitat mereka yang asli di Gunung Puntang dimulai sejak tahun 2013.

Baca Juga: KAI Sediakan Rumah Singgah di Dekat Stasiun Terpencil untuk Keselamatan dan Kesejahteraan Pegawai

Hingga saat ini, sebanyak 42 individu owa Jawa telah dilepasliarkan.

Yayasan Owa Jawa terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi dan keberlangsungan hidup owa Jawa tersebut di lingkungan barunya.

"Proses monitoring dilakukan dengan kegiatan pengamatan perilaku satwa dari jarak yang aman, yakni 15-20 meter. Pengamatan kami lakukan secara manual," ujar drh Pristiani.

Baca Juga: Nyebrang Sedikit dari Bali, Yuk Jelajahi Tempat-tempat Wisata di Lombok Barat

Hal itu disampaikannya saat melakukan monitoring perkembangan owa Jawa di habitat aslinya di Kawasan Hutan Lindung Malabar, Gunung Puntang.

Kegiatan monitoring owa Jawa ini dihadiri oleh Direktur Eksplorasi PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Muharram Jaya Panguriseng, Corporate Secretary PHE Arya Dwi Paramita.

Senior Manager External Communication & Stakeholder Relations PHE Eviyanti Rofraida, Senior Manager Subsurface Exploration Regional 2 Angga Direzza, Senior Manager Subsurface Zona 7 Giatno, perwakilan Yayasan Owa Jawa, dan para pimpinan redaksi media nasional.

Baca Juga: PLN EPI Manfaatkan Limbah Serbuk Gergaji untuk Co-Firing PLTU Bengkayang

Terakhir kali pelepasliaran owa Jawa dilakukan pada 10 Agustus 2024 sebanyak 5 individu.

Momen pelepasliaran tersebut bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini