Kabar BUMN - Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian flora dan fauna di sekitar area operasional, BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, konsisten menjalankan program konservasi bagi spesies flora dan fauna endemik.
Komitmen ini mengingat kegiatan operasional industri pertambangan memiliki dampak pada keanekaragaman hayati yang perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak.
Grup MIND ID telah mengidentifikasi 407 spesies yang masuk dalam Daftar Merah International Union for Conservation of Nature (IUCN).
Baca Juga: ICCEF 2024, MIND ID Memamerkan Program Pengelolaan Limbah yang Berdampak Positif Kepada Lingkungan
Termasuk di antaranya Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), Elang-Ular Bido (Spilornis cheela), Owa Jawa (Hylobates moloch), Kedidi Paruh Sendok (Calidri pygmaea), Pohon Gaharu (Aquilaria malaccensis), dan Pohon Meranti (Shorea palembanica Miq).
Menurut Corporate Secretary MIND ID Heri Yusuf, program konservasi spesies flora dan fauna endemik merupakan salah satu program yang konsisten dijalankan seluruh anggota Grup MIND ID.
Yaitu PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium, PT TIMAH Tbk, dan PT Vale Indonesia Tbk.
Baca Juga: Kinerja MIND ID Tumbuh Baik Seiring Rampungnya Sejumlah Proyek Strategis
“Dengan program konservasi flora dan fauna yang dilakukan oleh seluruh Anggota Grup MIND ID, kami berharap dapat melindungi sekaligus meningkatkan populasi spesies flora dan fauna endemik,” ujarnya.
Program yang dijalankan meliputi pemantauan populasi, penangkaran, pemulihan ekosistem hutan, pesisir pantai dan laut, serta penanaman kembali pohon-pohon endemik di kawasan yang terdampak kegiatan tambang.
Salah satu program yang dilaksanakan adalah kegiatan penangkaran dan konservasi, seperti fasilitas konservasi Jalak Putih, burung paruh bengkok, penangkaran rusa, hingga program penetasan telur Komodo oleh ANTAM.
Baca Juga: Festival LIKE 2 KLHK, MIND ID Tunjukkan Komitmennya Kelola Air Secara Berkelanjutan
Selain itu, terdapat juga program perlindungan burung migrasi di sekitar pesisir Pantai Perjuangan dan beberapa daerah lainnya di wilayah Kabupaten Batu Bara yang dilakukan oleh Bukit Asam.
Di Pangkalpinang, Muntok, dan Belitung Timur, PT TIMAH menjalankan program penangkaran rusa sambar.
Artikel Terkait
Upaya yang Dilakukan PalmCo dan BBKSDA Riau untuk Perkuat Konservasi Gajah Sumatera
Lepas Tukik di Bali, Pertamina dan Delegasi ASCOPE Kunjungi Konservasi Penyu
Bio Farma Rayakan Hari Konservasi Alam Nasional 2024 dengan Pelepasan Satwa Langka
PHR Kurangi Emisi Karbon Setara Emisi 845 Mobil Melalui Konservasi Mangrove di Bandar Bakau
Konservasi Alam Berkelanjutan, Perumnas Tanam 70.000 Pohon Mangrove di Demak
Dukung Budidaya Kopi Luwak di Marangkayu, PHKT Tumbuhkan Perekonomian Lokal dan Jaga Konservasi