PHR Kurangi Emisi Karbon Setara Emisi 845 Mobil Melalui Konservasi Mangrove di Bandar Bakau

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 6 Agustus 2024 | 06:45 WIB
Program konservasi Mangrove Bandar Bakau dari PHR sukses kurangi emisi karbon sebesar 1.268 ton CO2Eq. (Dok. PHR)
Program konservasi Mangrove Bandar Bakau dari PHR sukses kurangi emisi karbon sebesar 1.268 ton CO2Eq. (Dok. PHR)

Kabar BUMN - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional Sumatera Subholding Upstream Pertamina Wilayah Kerja Rokan mendukung penuh program Net Zero Emission 20260 yang dicanangkan Pemerintah.

Baru-baru ini, PHR sukses mengurangi emisi Karbon hingga 1.268 Ton CO2Eq atau setara emisi dari 845 mobil.

Kesuksesan ini diraih berkat program konservasi kawasan Mangrove Bandar Bakau di Kota Dumai, Provinsi Riau yang diinisiasi PHR.

Baca Juga: PHR Terapkan Inovasi Drilling Simulator untuk Optimalkan Operasi Pengeboran di Blok Rokan

Manager CSR PHR, Pandjie Galih Anoraga mengatakan hal tersebut saat menghadiri peringatan Diskusi Publik dalam rangka Hari Mangrove 2024 yang diselenggarakan oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Republik Indonesia, Jumat (26/7/2024).

"Program Konservasi Mangrove ini berjalan sejak 2022 dengan luasan kawasan awal yaitu 2.6 Hektare yang kemudian berkembang hingga mencapai 24 Hektare pada tahun 2024," paparnya.

Diskusi Publik yang bertemakan Mangrove for Future berisikan dialog antar lembaga dan pendapat para ahli terkait pelaksanaan rehabilitasi mangrove yang ada di Indonesia.

Baca Juga: Eksekusi Sumur Horizontal MSF di Blok Rokan, PHR Hasilkan Produksi di Atas 500 Barel Minyak Per Hari

Para ahli dari berbagai sektor membahas isu hangat terkait rehabilitasi mangrove yang kini berjalan di Indonesia, serta memberikan masukan agar rehabilitasi mangrove berjalan secara optimal.

Kepala BRGM Hartono Prawiraatmadja menyampaikan, rehabilitasi mangrove yang dilaksanakan tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek mangrove tertanam.

Namun, juga berorientasi pada pengelolaan jangka panjang agar manfaat mangrove dapat dinikmati juga oleh generasi-generasi selanjutnya.

Baca Juga: PHR Regional Sumatera Selesaikan Seismik 2D-AMALIA Blok Sumbagsel-2

PHR melalui Program Konservasi Mangrove, menerapkan prinsip Pentahelix melalui pelibatan lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup, universitas, LSM, perusahaan dan tentunya dengan masyarakat di sekitar wilayah Bandar Bakau.

"Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini