Kabar BUMN - Subholding PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) melaksanakan kegiatan pencegahan stunting di Puskesmas Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan.
Kegiatan yang termasuk program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini hasil kolaborasi PLN EPI bersama dengan Perusahaan Afiliasinya, PT Banyan Koalindo Lestari (BKL).
PLN EPI bersama BKL mendukung upaya percepatan penurunan angka stunting di wilayah kerja Puskesmas Bingin Teluk dengan fokus pada peningkatan ketahanan pangan dan gizi.
Baca Juga: PLN EPI dan Papua Bersama Konsorsium Menandatangani JDA Program Gasifikasi di Papua Utara
Program ini menargetkan lima pilar utama, salah satunya adalah memastikan ketersediaan dan kualitas gizi bagi individu, keluarga, dan masyarakat.
Dalam program ini PLN EPI akan memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan monitoring secara berkala selama tiga bulan.
Terdapat 11 balita yang dibantu yang berasal dari lima desa dan satu kelurahan di Kecamatan Rawas Ilir.
Program ini mencerminkan komitmen PLN EPI terhadap keseimbangan antara tujuan bisnis dan tanggung jawab lingkungan, dengan mengedepankan manfaat jangka panjang melalui pendekatan keberlanjutan.
Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara mengungkapkan, anak stunting kurang maksimal dalam perkembangannya, hingga membatasi kontribusi optimal untuk berkarya.
“Oleh sebab itu, Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) ini diadakan sebagai bentuk gerakan gotong royong PLN EPI dalam mempercepat penurunan stunting yang menyasar langsung keluarga yang berisiko stunting,” ujarnya di Jakarta, Selasa (10/12/24).
Baca Juga: PLN EPI Dukung Transisi Energi, Cofiring Biomassa Berbasis Ekonomi Kerakyatan jadi Langkah Strategis
Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan mengatakan, program percepatan penurunan stunting yang dilakukan PLN EPI melalui penguatan sarana pelayanan kesehatan (Puskesmas) agar dapat diakses masyarakat setempat.
Menurutnya, selain pemberian makanan bergizi kepada anak balita stunting, PLN EPI juga memberikan penyuluhan kepada ibu hamil guna meminimalisir kelahiran gagal tumbuh kembang bagi anak.
Artikel Terkait
PERURI Kukuhkan Komitmennya dalam Kurangi Angka Stunting dengan Program Berkelanjutan
Bantu Tangani Stunting di Banten, Rajawali Nusindo Terima Penghargaan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
ITDC Bersama KPKNL Mataram dan MGPA Salurkan Hasil Lelang Amal Merchandise IndonesianGP 2024 untuk Dukung Pencegahan Stunting
Kolaborasi PDC dan Dinas KPKP Wujudkan Zero Stunting dengan Hidrolisat Protein Ikan (HPI)
Forsikatel Telkomsat Ambil Bagian dalam Pencegahan Stunting di Kota Bogor
Asosiasi Peternak Siap Dukung ID FOOD, Perkuat Bantuan Pangan untuk Stunting