“PLN EPI akan terus berperan aktif membantu masyarakat melalui Puskesmas Bingin Teluk untuk mencegah stunting dan penambahan gizi bagi ibu hamil,” ujar Mamit.
Baca Juga: PLN EPI Dorong Pengelolaan Sampah Organik Dapur Jadi Peluang Ekonomi Masyarakat di Gunungkidul
Kegiatan kolaborasi ini juga merupakan bagian dari program Srikandi Movement, yaitu Srikandi Peduli Kesehatan Ibu dan Anak.
Bantuan yang disalurkan berupa susu nutridrink, beras, minyak sayur, ayam, ikan, telur, vitamin, buah, sayur, tahu, dan tempe.
“Bantuan ini akan kita berikan setiap hari selama 3 bulan,” ujar Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BKL, Hendi Prihananto.
Baca Juga: Lewat Program Biomassa, PLN EPI Buka Peluang Ekonomi Baru bagi Warga Tasikmalaya
Kepala Puskesmas Bingin Teluk, dr. Mely Okthora menjelaskan program BAAS ini merupakan program pemerintah.
“Harapannya program ini dapat berjalan secara berkelanjutan hingga menurunkan angka stunting sesuai target yan telah ditetapkan oleh pemerintah,” jelas Mely.***
Artikel Terkait
PERURI Kukuhkan Komitmennya dalam Kurangi Angka Stunting dengan Program Berkelanjutan
Bantu Tangani Stunting di Banten, Rajawali Nusindo Terima Penghargaan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
ITDC Bersama KPKNL Mataram dan MGPA Salurkan Hasil Lelang Amal Merchandise IndonesianGP 2024 untuk Dukung Pencegahan Stunting
Kolaborasi PDC dan Dinas KPKP Wujudkan Zero Stunting dengan Hidrolisat Protein Ikan (HPI)
Forsikatel Telkomsat Ambil Bagian dalam Pencegahan Stunting di Kota Bogor
Asosiasi Peternak Siap Dukung ID FOOD, Perkuat Bantuan Pangan untuk Stunting