Upaya dan Komitmen MIND ID dalam Terapkan Transformasi Inovasi Sosial untuk Keberlanjutan

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 20 Desember 2024 | 16:30 WIB
MIND ID mengedepankan inklusivitas dengan memastikan keterwakilan perempuan di berbagai level, termasuk top manajemen, middle management, hingga operator tambang. (mind.id)
MIND ID mengedepankan inklusivitas dengan memastikan keterwakilan perempuan di berbagai level, termasuk top manajemen, middle management, hingga operator tambang. (mind.id)

Kabar BUMN - BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus menjalankan transformasi paradigma dan implementasi inisiatif berbasis lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance atau ESG) yang inklusif serta berkelanjutan.

Ini karena MIND ID menyadari bahwa prinsip berkelanjutan harus diimplementasikan secara komprehensif, baik di lingkungan internal maupun eksternal perusahaan.

Corporate Secretary MIND ID Heri Yusuf menyampaikan, MIND ID mengelola sumber daya mineral secara profesional dan bertanggung jawab, agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga: Bagian dari Kontribusi Terhadap Penguatan Ekonomi Masyarakat, MIND ID Perkuat 180 UMKM Naik Kelas

"Kami konsisten menjalankan peran sebagai pionir dalam transformasi inovasi sosial,” tegas Heri Yusuf.

Tidak hanya fokus pada penciptaan nilai ekonomi dari cadangan mineral kelolaan, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan hidup, serta membangun kolaborasi dengan masyarakat yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing.

Heri memaparkan, MIND ID konsisten melakukan transformasi paradigma ketidaksetaraan gender menjadi pendekatan berbasis kompetensi dan kebutuhan.

Baca Juga: Kuartal III 2024, Kinerja Keuangan Grup MIND ID Melebihi Capaian Tahun Lalu

Seperti yang tercermin dalam proyek Minegem Freeport yang mampu membuktikan profesionalisme perempuan dalam pengoperasian alat tambang tambang bawah tanah.

Adapula, program Akselerasi Kemandirian Ekonomi Masyarakat melalui Pengelolaan Sampah atau AEK KAPUAS yang dapat meningkatkan pendapatan dari Rp3,3 juta oleh masyarakat khususnya perempuan rentan.

Program ini adalah penyediaan bibit, pengolahan sampah organik dan limbah tandan sawit kosong yang diolah kemudian digunakan sebagai kegiatan reklamasi perusahaan sekitar.

Baca Juga: Grup MIND ID Beri Peluang UMK Binaan Perluas Pasar di Berbagai Pameran Tingkat Nasional

Inisiatif ini secara nyata meningkatkan produktivitas petani ini juga dijalankan di Desa Nanjungan, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Sejak beroperasi penuh pada Juni 2022, PLTS dengan kapasitas 27,5 Kilowatt peak (kWp) ini telah menghidupkan pompa irigasi yang digunakan untuk mengairi sekitar 83 hektar sawah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini