Kabar BUMN – Dalam rangka memperingati HUT ke-49, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menunjukkan komitmen tanggung jawab sosialnya melalui program pengobatan gratis berupa operasi katarak untuk masyarakat lanjut usia di sekitar wilayah operasional pabrik peleburan.
Program ini menjadi upaya nyata INALUM dalam mengembalikan harapan dan kebahagiaan para lansia yang sebelumnya terhalang melihat indahnya dunia akibat katarak.
Sebanyak delapan peserta lansia menjalani operasi untuk 10 bola mata dalam kegiatan ini.
Baca Juga: Setelah Satu Dekade, Inalum Kembali Cetak Penjualan Alumunium Tertinggi Sepanjang Sejarah
Program ini berhasil terlaksana berkat kolaborasi antara Seksi CSR PT INALUM yang dipimpin oleh Vice President Pemberdayaan Masyarakat Pabrik Peleburan, Ali Hasian Harahap, Klinik Health Center PT INALUM dengan dokter Budi Hariyanto, serta tim medis spesialis mata dari Kota Medan.
Operasi berlangsung di fasilitas kesehatan milik PT INALUM dan memberikan hasil yang membahagiakan.
Salah satu peserta, Pak Misno (72), mengungkapkan rasa syukur setelah kembali bisa melihat dengan jelas.
“Setelah sekian lama penglihatan saya kabur, akhirnya mata saya bisa melihat lagi.
"Terima kasih PT INALUM, ini adalah hadiah terbaik dalam hidup saya,” ucapnya dengan penuh haru.
Dokter Budi Hariyanto yang memimpin operasi menjelaskan bahwa katarak merupakan salah satu penyebab utama kebutaan pada lansia.
“Dengan tindakan medis yang tepat, mereka bisa kembali melihat. Kami merasa terhormat menjadi bagian dari program ini,” jelasnya.
Ali Hasian Harahap menegaskan bahwa program ini mencerminkan kepedulian INALUM terhadap masyarakat sekitar, khususnya para lansia yang membutuhkan pengobatan katarak.
Artikel Terkait
INALUM Raih Penghargaan di Ajang Indonesia Living Legends Companies Award 2024
Progres Smelter Alumina Mempawah Sudah 80%, INALUM Optimis Bisa Dioperasikan Akhir Tahun 2024
Kesempatan Ikut Mudik Asyik Bersama BUMN 2024 Masih Terbuka, Inalum Sediakan Tiket Bus PP Gratis untuk Area Sumatera
Didukung INALUM, Tenun Batak Toba Karya Penyandang Disabilitas dari Desa Meat Tampil di Pameran Internasional di Jamaika
Setelah Satu Dekade, Inalum Kembali Cetak Penjualan Alumunium Tertinggi Sepanjang Sejarah