Upaya pelestarian lingkungan juga menjadi prioritas, dengan alokasi Rp1,1 miliar yang digunakan untuk program konservasi mangrove dan pengelolaan sampah berbasis 3R.
Baca Juga: ANTARA Buka Lowongan Magang BUMN, Posisi Staff Penjualan MICE dengan Kualifikasi Sebagai Berikut
Fokus kesehatan pada tahun 2024 mengarah pada pengendalian stunting sesuai program Pemkot Bontang, dengan anggaran Rp460 juta.
Sementara itu, untuk kebencanaan, Pupuk Kaltim mengalokasikan Rp251,3 juta guna membantu korban bencana seperti kebakaran dan banjir.
Berdasarkan data Pemerintah Kota Bontang, kontribusi TJSL Pupuk Kaltim selama enam tahun terakhir menjadi yang tertinggi dibandingkan perusahaan lain di daerah tersebut.
"Realisasi program TJSL dilaksanakan sesuai sasaran dan skala prioritas dalam mendukung penguatan kapasitas maupun kemandirian masyarakat," tambah Anggono.
Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, menyampaikan bahwa program TJSL dijalankan sesuai dengan aturan pemerintah dan arahan Kementerian BUMN.
Beliau menegaskan pentingnya keberlanjutan program ini untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.
Baca Juga: Kisah di Balik Angpao: Mengapa Selalu Berwarna Merah dan Apa Artinya?
"Dari kesinambungan upaya yang terealisasi melalui TJSL, diharap kemandirian masyarakat di Kota Bontang makin tercapai dengan lebih luas," tutupnya.***
Artikel Terkait
Pupuk Kaltim Raih Gold Star Award di Investortrust ESG Awards 2024
Tutup Tahun 2024, Pupuk Kaltim Lampaui Target Produksi dengan Capaian Mengesankan
Dukung Pengembangan Bakat Sepak Bola, Pupuk Kaltim Gelar PKT CUP Junior U-9 dan U-11
Kontribusi Signifikan bagi UMKM, Perputaran Ekonomi Selama Rangkaian HUT Pupuk Kaltim Capai Rp1,79 Miliar
Pupuk Kaltim Apresiasi 39 Distributor dan Sales Force dengan Penghargaan Terbaik