Upaya ini mencakup perbaikan tata kelola perusahaan, transformasi bisnis, dan penerapan nilai-nilai AKHLAK sebagai budaya kerja.
Baca Juga: PT Garam Pastikan Pengelolaan Lahan Garam di Sampang Transparan dan Bertanggung Jawab
Hasilnya, PT Garam berhasil mencatatkan laba bersih selama tiga tahun berturut-turut, membuktikan kebangkitan perusahaan dari krisis sebelumnya.
"Kami menyadari bahwa rumah dinas ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi,” kata Indra.
Oleh karena itu, Indra menambahkan, kami berkomitmen untuk melakukan perawatan secara bertahap demi menjaga keindahan dan kelestariannya.
PT Garam juga mengajak masyarakat untuk berkolaborasi dalam upaya pelestarian ini, dengan keyakinan bahwa sinergi antara perusahaan dan masyarakat dapat menghasilkan solusi yang berkelanjutan.
"Kami optimis bahwa melalui komunikasi dan kerja sama yang baik, tujuan bersama untuk kemaslahatan umat dan pelestarian aset bersejarah dapat tercapai," pungkas Indra.
Melalui langkah-langkah strategis ini, PT Garam terus menunjukkan perannya sebagai mitra masyarakat yang peduli terhadap kesejahteraan sosial dan pelestarian warisan budaya.***
Artikel Terkait
Semen Gresik Sahabat Petani, Program SIG untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani di Rembang
Pelindo Bangun Sistem Air Bersih di Bitung: Langkah Nyata untuk Kesejahteraan Masyarakat
PTBA Berdayakan Perempuan, Wujudkan Kemandirian dan Kesejahteraan
PHE ONWJ Dorong Kesejahteraan Masyarakat dengan 49 Program CSR di Tahun 2024
PT Timah Perkuat Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pembangunan Infrastruktur
KAI Salurkan Rp22,8 Miliar untuk TJSL Demi Keberlanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat