Dukung Penanganan Stunting, PT Pindad Salurkan Bantuan PMT di Bandung

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 1 Februari 2025 | 12:30 WIB
PT Pindad menyalurkan bantuan PMT ke UPTD Puskesmas Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Bandung, Kamis (30/1/2025). (pindad.com)
PT Pindad menyalurkan bantuan PMT ke UPTD Puskesmas Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Bandung, Kamis (30/1/2025). (pindad.com)

Kabar BUMNPT Pindad terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah dalam penanganan stunting.

Perusahaan ini menyalurkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada UPTD Puskesmas Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Bandung, pada Kamis (30/1/2025).

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Manager TJSL PT Pindad, Yunus Somantri, kepada Kepala UPTD Puskesmas Babakan Sari, dr. Gemi Hafitiana.

Baca Juga: Pindad Terima Kunjungan Calon Dubes Sub Sahara Afrika, Bahas Peluang Kerja Sama

Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Kiaracondong, Jajang Kurnia, Lurah Kebon Kangkung, kader Puskesmas, serta perwakilan penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Yunus Somantri menekankan pentingnya perhatian semua pihak terhadap isu stunting, mengingat angka kasusnya di Indonesia masih cukup tinggi.

"Permasalahan stunting menjadi perhatian serius pemerintah.

Baca Juga: Senapan Mesin Pindad Beraksi di Arab Saudi, Bukti Kualitas Global!

"Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, angka stunting di Indonesia masih tinggi dan perlu mendapat perhatian bersama.

"Oleh karena itu, PT Pindad berkolaborasi dengan UPTD Puskesmas Babakan Sari untuk menyalurkan bantuan PMT selama 56 hari ke depan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap pencegahan stunting dan gizi buruk," jelas Yunus.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Kiaracondong, Jajang Kurnia, berharap bantuan ini dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat serta membantu menekan angka stunting di wilayahnya.

Baca Juga: PT Pindad Dorong Transformasi Kerja 2025 Melalui Aplikasi PMP

"Semoga bantuan dari PT Pindad ini dapat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami juga berharap program ini bisa terus berlanjut demi meningkatkan kesehatan warga Kiaracondong dan mengurangi angka stunting," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: pindad.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini