PT Timah Bantu Nelayan Samudera Indah dengan Mesin Tempel untuk Melaut Lebih Jauh

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 7 Februari 2025 | 09:00 WIB
PT Timah Bantu Nelayan Samudera Indah dengan Mesin Tempel untuk Melaut Lebih Jauh (Dok. PT Timah)
PT Timah Bantu Nelayan Samudera Indah dengan Mesin Tempel untuk Melaut Lebih Jauh (Dok. PT Timah)

Kabar BUMN - Meningkatkan kesejahteraan nelayan di daerah pertambangan menjadi salah satu fokus PT Timah Tbk.

Kali ini, perusahaan kembali menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan bantuan kepada kelompok nelayan lokal.

Pada Senin (3 Februari 2025), PT Timah menyerahkan empat unit mesin tempel kepada Kelompok Nelayan Samudera Indah di Sukadamai, Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

Baca Juga: Trik Mengajarkan Anak Agar Terbiasa dan Suka dengan Kegiatan Traveling

Bantuan ini diharapkan dapat mendukung nelayan untuk menjangkau daerah tangkapan yang lebih luas.

Ketua Kelompok Nelayan Samudera Indah, Yustra, mengungkapkan bahwa sebelum mendapatkan bantuan dari PT Timah Tbk, mereka masih mengandalkan mesin kecil yang kondisinya semakin menurun.

"Sebelumnya, kami menggunakan mesin yang lebih kecil, tetapi sekarang tidak cukup untuk melaut jauh. Paling jauh hanya bisa mencapai 10 hingga 15 mil," ujarnya.

Baca Juga: Mulai Hari Ini! Simak Jadwal Pertandingan Lengkap Proliga 2025 Minggu ke-5 Putaran 2

Menurunnya stok ikan di perairan dekat pantai memaksa nelayan untuk mencari ikan lebih jauh ke tengah laut.

Dengan adanya mesin tempel ini, mereka berharap dapat meningkatkan penghasilan karena memiliki daya jangkau yang lebih luas.

"Sekarang semakin sulit mencari ikan di sekitar pantai. Semoga dengan mesin ini, pendapatan kami bisa bertambah. Jangkauan yang lebih jauh membuat kami tidak terlalu terdampak oleh perubahan lingkungan di sekitar perairan," tambah Yustra.

Baca Juga: PEP Prabumulih Tingkatkan Pasokan Gas Domestik dengan Sumur Baru

Bantuan ini sangat berarti bagi kelompok nelayan, terutama karena ini merupakan pertama kalinya mereka menerima dukungan dari pihak lain.

"Kami belum pernah mendapat bantuan sebelumnya—PT Timah adalah yang pertama membantu kami. Terima kasih banyak kepada PT Timah," kata Yustra dengan penuh syukur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini