Bahkan masyarakat sekitar operasional Inalum sekarang dapat memanfaatkan produk daur ulang bauksit untuk berbagai kebutuhan termasuk renovasi sekolah desa.
Sementara itu, Freeport Indonesia sukses mengelola limbah konstruksi dari pembangunan smelter di Gresik, Jawa Timur, melalui Pusat Transformasi Bersama (PTB).
Baca Juga: Perdana! Freeport Kirim 125 Kg Emas Batangan Hasil Pemurnian Lumpur Anoda ke Antam
Inisiatif ini tidak hanya mengurangi dampak limbah industri, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Limbah konstruksi pembangunan smelter seperti besi, kayu, dan material lainnya dimanfaatkan dan diolah oleh masyarakat melalui proses upcycling menjadi produk mebel.
Terakhir, Vale Indonesia berhasil mengolah limbah operasional secara efisien dengan mengusung konsep Zero Waste to Landfill 2050.
Salah satu programnya adalah Vale mengolah slag menjadi paving block untuk infrastruktur publik, membantu menjaga keseimbangan lingkungan dan mengurangi dampak negatif limbah.
Heri menekankan perseroan yakin pengelolaan limbah dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengelolaan lingkungan dan sosial yang lebih baik.
“Upaya pengelolaan limbah yang dilakukan oleh seluruh anak usaha MIND ID akan terus berlanjut dan dikembangkan sehingga ke depannya lebih banyak dampak nyata yang dapat dirasakan masyarakat,” tuturnya.***
Artikel Terkait
PLN NP Borong 5 Penghargaan K2 Subroto Award 2024 Berkat Konsistensinya Terapkan Pengelolaan K3
Sinergi Baru Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga untuk Pengelolaan Refueller Aviasi
PLN EPI Dorong Pengelolaan Sampah Organik Dapur Jadi Peluang Ekonomi Masyarakat di Gunungkidul
Sinergi ITDC dan Dietplastik Indonesia, Optimalkan Pengelolaan Sampah di The Golo Mori
SIG Unggul dengan Inovasi Pengelolaan Pascatambang di Ajang Anugerah Inovasi Indonesia 2024
Jaga Keberlanjutan Lingkungan, MIND ID Terapkan Sistem Terbaik dalam Pengelolaan Air