"Lewat Sudut Literasi dan TIBA di PNM, kami ingin membuat buku kembali dekat dengan masyarakat,” ujar Arief Mulyadi, Direktur Utama PNM.
Inisiatif literasi ini menjadi bagian dari misi besar PNM dalam memperluas pemberdayaan, tidak hanya secara ekonomi namun juga dalam peningkatan pengetahuan.
Dengan lebih dari 15 juta nasabah aktif program Mekaar yang tersebar di seluruh Indonesia, langkah ini diharapkan menciptakan efek domino dalam membangun budaya literasi hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.
“Anak-anak dari nasabah PNM berasal dari keluarga prasejahtera yang punya semangat belajar besar, tapi minim akses.
Baca Juga: PNM Hadirkan Cici Rosa Ramadan, Program Spesial untuk Bantu Nasabah Mekaar Perluas Pasar
"Kami ingin hadir di ruang-ruang itu. Karena dari satu buku yang dibaca, bisa tumbuh satu mimpi besar,” tambah Arief.
Bagi PNM, Hari Buku Nasional bukan sekadar perayaan simbolik.
Momen ini dijadikan titik tolak untuk mendorong perubahan ekosistem, agar membaca menjadi bagian dari kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat Indonesia.
Baca Juga: PNM Liga Nusantara: Ajang Sepakbola yang Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan
“Di tengah dunia yang makin digital, justru buku harus jadi jangkar agar generasi kita bukan hanya pandai menggunakan teknologi, tapi fondasi berpikirnya juga kuat,” tutup Arief.***
Artikel Terkait
Sinergi PNM dan Kementerian UMKM Perkuat Literasi Usaha Nasabah, Serahkan 1.000 NIB untuk UMKM di Kalimantan Barat
Dicari Lulusan SMA Sederajat untuk Menjadi Security Gedung di Menara PNM Jakarta Selatan, Simak Info Loker Lengkapnya
Delegasi ZEEA Zanzibar Kunjungi PNM, Pelajari Strategi Pemberdayaan Ekonomi ala Indonesia
Loker Khusus Perempuan dari PT MUM (PNM Group), Bisa Mengendarai Motor Jadi Salah Satu Syarat
Dibuka Loker BUMN Sebagai Security Gedung di Menara PNM Jakarta Selatan, Kirim Lamaran Segera ke PT MUM