Harapan Baru untuk Suparjan: PT Timah Bangun Rumah Layak Huni di Bangka

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 12 Juni 2025 | 09:00 WIB
PT Timah bangun rumah layak huni untuk Suparjan, warga Bangka. Kini hidup lebih tenang dan aman setelah lama tinggal di rumah hampir roboh. (Dok. PT Timah)
PT Timah bangun rumah layak huni untuk Suparjan, warga Bangka. Kini hidup lebih tenang dan aman setelah lama tinggal di rumah hampir roboh. (Dok. PT Timah)

Kabar BUMN - Kehidupan Suparjan, warga Dusun Sumbawa, Desa Pemali, Kabupaten Bangka, kini jauh lebih tenang setelah menerima bantuan rumah layak huni dari PT Timah.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani karet ini merasa sangat bersyukur karena sebelumnya ia tidak pernah menyangka akan bisa tinggal di rumah baru yang aman dan nyaman.

Pendapatan Suparjan yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari membuatnya mustahil untuk merenovasi rumah lamanya yang hampir roboh.

Baca Juga: Jauh Sebelum TransJakarta dan MRT, Ini Angkutan Umum yang Pernah Berjaya di Jakarta

“Alhamdulillah, saya tidak pernah menyangka bisa punya rumah yang layak, tidak bocor, dan tidak membuat saya khawatir saat hujan atau takut ambruk."

"Saya memang tidak mampu memperbaiki rumah karena penghasilan saya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Ia juga mengenang masa sulit ketika harus menggendong almarhum istrinya yang sedang sakit agar tidak tertimpa bagian rumah yang rapuh saat hujan lebat.

Baca Juga: Tukar Poin, Menang Hadiah! Peluang Nonton Balapan hingga Haji Gratis Bareng MyPertamina 2025

“Rumah itu sudah rusak parah. Yang paling menakutkan adalah saat hujan disertai angin kencang. Pernah ada kayu hampir jatuh menimpa kami, istri saya saat itu sedang sakit dan tidak bisa berjalan, jadi saya harus menggendongnya."

"Tidak lama kemudian, beliau meninggal dunia,” cerita Suparjan.

Kini, Suparjan dan dua anaknya sudah memiliki tempat tinggal yang layak. Ia berharap PT Timah terus berkembang agar bisa terus membantu masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini telah mengubah hidupnya secara drastis.

Baca Juga: Buka Peluang Karier di BUMN! Posisi Administrasi Keuangan PT GDPS Menantimu di Tanjung Pinang

Kepala Dusun Sumbawa, Yanto Slamet, membenarkan bahwa kondisi rumah Suparjan memang sangat mengkhawatirkan.

Bahkan, sebelumnya sudah diajukan proposal renovasi kepada pemerintah setempat, namun tidak dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini