PT Surveyor Indonesia Bina Literasi Digital Lewat Program Lakoling di Wilayah 3T

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 2 Juli 2025 | 09:00 WIB
Dalam kegiatan Lakoling terbaru, PTSI kembali menyalurkan tambahan unit laptop, sebagai bagian dari upaya memperluas akses digital. (DOK. PTSI)
Dalam kegiatan Lakoling terbaru, PTSI kembali menyalurkan tambahan unit laptop, sebagai bagian dari upaya memperluas akses digital. (DOK. PTSI)

Kabar BUMN - PT Surveyor Indonesia (PTSI) menggelar program Lab Komputer Keliling (Lakoling) sebagai solusi nyata dalam menjembatani kesenjangan akses teknologi dan literasi digital, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Lakoling yang dilaksanakan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini usung tema “Menyalakan semangat belajar, menguatkan akses pendidikan digital untuk semua.”

Program Lakoling telah memberikan pelatihan literasi digital langsung kepada siswa-siswi dan masyarakat di daerah terpencil, termasuk di SDN Riung Gunung, dengan melibatkan tokoh inspiratif lokal.

Baca Juga: Kerja Sama Strategis Surveyor Indonesia dan Indonesia Infrastructure Finance untuk Dukung ESG dan Keberlanjutan

Yakni, Asep Iqbal Rohmana, yang secara konsisten berkeliling mengajarkan keterampilan komputer kepada anak-anak sekolah dasar, siswa putus sekolah, dan lainnya.

Sejak tahun 2023, Lakoling telah menjangkau 17 kampung, memberikan manfaat kepada lebih dari 300 orang, dan menyalurkan laptop yang dikelola langsung oleh para local heroes.

Dalam kegiatan terbaru, PTSI kembali menyalurkan tambahan unit laptop, sebagai bagian dari upaya memperluas akses digital.

Baca Juga: Kawal Keberlanjutan Pembangunan Nasional, Surveyor Indonesia Tegaskan Peran sebagai The Guardian of Assurance

Tak hanya fokus pada teknologi, kepedulian PTSI terhadap kesejahteraan pendidikan juga diwujudkan melalui penyaluran bantuan sembako kepada 118 siswa kelas 1–6 dan 11 guru serta petugas sekolah.

Direktur Sumber Daya Manusia PT Surveyor Indonesia, Lussy Ariani Seba mengatakan, program Lakoling tidak akan terwujud tanpa dukungan, kerja keras, dan kolaborasi dari berbagai pihak, baik dari internal PTSI maupun para mitra lokal.

“Inilah bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui TJSL, khususnya di sektor pendidikan dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya dalam keterangan resmi PTSI.

Baca Juga: Surveyor Indonesia Kerja Sama dengan Duraquipt Cemerlang, Dukung Manufaktur Pompa Industri Karya Anak Bangsa

Menurutnya, PTSI ingin memastikan bahwa tidak ada anak bangsa yang tertinggal dalam akses terhadap pembelajaran berbasis teknologi.

“Program Lakoling adalah langkah konkret PTSI untuk menjawab tantangan kesenjangan digital, dan bagian dari kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan No. 4: Pendidikan Berkualitas,” tegas Lussy.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini