"Ke depan, kami akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi untuk memastikan program ini berjalan berkelanjutan dan dapat direplikasi di lokasi lainnya,” ujar Sandy.
Baca Juga: Beli Tiket DAMRI di Indomaret Dapat Potongan Harga Rp10 Ribu Tanpa Syarat
Ketua KTHN Sigra Mangso, Suhaeri, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Perhutani.
Ia menilai kolaborasi ini menjadi tonggak penting bagi masyarakat pesisir dalam menjaga serta memanfaatkan potensi alam secara berkelanjutan.
“Kami berterima kasih kepada Perhutani. Sebelumnya di sini belum ada tanaman mangrove sama sekali.
Baca Juga: Lowongan Kerja Terbaru dari BTN, Dibuka Dua Posisi dengan Syarat Sebagai Berikut
"Sekarang, masyarakat mulai belajar menanam dan merawatnya.
"Kami juga mengembangkan produk hasil laut seperti Ebi Crispy, menanam tanaman perkebunan, dan merintis wisata pesisir dengan ekosistem mangrove sebagai pusatnya,” ujar Suhaeri.
Melalui kegiatan ini, Perhutani berharap dapat menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kawasan pesisir sebagai bagian dari sistem ekologi yang utuh, sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang produktif dan berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Perhutani Raih Penghargaan Bergengsi di Ajang 7th BUMN Brand Equity Awards 2025
Magang Perhutani Banyumas Barat: Belajar Kelola Hutan Lestari, Deadline 31 Juli!
Jadilah Content Creator Magang di Learning Center Perhutani, Pendaftaran Segera Ditutup!
Intip Kesempatan Magang di Perhutani! Posisi UI/UX Terbuka untuk Mahasiswa dan Freshgraduate
Ikuti Magang Perhutani di Probolinggo, Dapatkan Pengalaman Mengelola Hutan Lestari