Arief menambahkan, PNM ingin menjadi bagian dari perjalanan itu, dengan menghadirkan dukungan nyata agar mereka dapat tumbuh lebih berdaya.
Selain memberikan peralatan membatik, PNM juga melakukan pendampingan pemberdayaan agar kelompok ini dapat mengelola produksi, pemasaran, dan keuangan dengan lebih profesional.
Pendekatan menyeluruh ini diharapkan dapat menjadikan Rumah Inklusif Kebumen sebagai contoh praktik baik dalam pemberdayaan sosial-ekonomi berbasis komunitas.
Melalui langkah ini, PNM menegaskan kembali perannya sebagai lembaga yang tak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga menumbuhkan semangat hidup dan kemandirian.
Baca Juga: Produk Berkualitas WSBP Hadir di Proyek Underpass Simpang Lima IBM Konawe, Sulawesi Tenggara
“Pemberdayaan bukan sekadar program melainkan cara untuk menyalakan harapan agar setiap keluarga, tanpa terkecuali, bisa tumbuh bersama,” tutup Arief.***
Artikel Terkait
PNM Angkat Karya Nasabah ke Panggung Nasional Lewat Kolaborasi Eksklusif Bersama Desainer Rinaldy Yunardi
Tinjau Rumah Pangan PNM, Menko Pangan Panen Brokoli hingga Ayam Petelur
Berkat Inovasi Digital Program, PNM Mekaar Raih Penghargaaan ICAII 2025
PNM Dorong Pengusaha Ultra Mikro Melek Digital Lewat Program DIVA: Digital, Inovatif & Adaptif
Melalui PNM, Puluhan Ribu Lulusan SMA/SMK Jadi Penggerak Ekonomi "Wong Cilik"
Perempuan Tangguh Jadi Penggerak Ekonomi Akar Rumput, PNM Dorong Pemberdayaan Lewat Pembiayaan Ultra Mikro