Kabar BUMN - PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) melaksanakan Program PIJAR (Pijat Netra Berdikari) Vol. 2 atau Fase 2 Tahun 2025 yang mendorong pemberdayaan dan kemandirian penyandang disabilitas.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini dilaksanakan melalui kolaborasi bersama PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC), PT Pelindo Regional 2, dan PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok.
Program PIJAR sendiri telah dimulai sejak tahun 2024 sebagai inisiatif TJSL SPSL yang berfokus pada pelatihan keterampilan pijat bagi penyandang tuna netra.
Baca Juga: Serapan Gabah Capai Target, Reward Margin Fee BULOG Mulai Dibahas Pemerintah
Di PIJAR Vol. 2 ini SPSL memastikan keberlanjutan program melalui penyediaan fasilitas praktik pijat netra di Terminal Penumpang Nusantara Pelabuhan Tanjung Priok.
Fasilitas tersebut dihadirkan sebagai upaya untuk meningkatkan aksesibilitas layanan, memperluas peluang praktik bagi penyandang tuna netra, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa pelabuhan.
Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Solusi Logistik Dewi Fitriyani menyampaikan, keberlanjutan Program PIJAR mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan program TJSL yang berdampak nyata dan berkelanjutan.
Baca Juga: Pastikan Kelancaran Nataru, ASDP Bersama Basarnas dan Pemprov Jatim Tinjau Pelabuhan Ketapang
Ia menegaskan, Program PIJAR bukan hanya tentang pelatihan, tetapi tentang membuka akses, menciptakan kesempatan, dan membangun kemandirian.
“Melalui penyediaan fasilitas praktik di ruang publik seperti terminal penumpang, kami ingin memastikan bahwa penyandang tuna netra memiliki ruang untuk berdaya, berkarya, dan diakui secara profesional,” ujar Dewi.
Terminal Penumpang Nusantara dipilih karena memiliki tingkat aktivitas yang tinggi, khususnya pada periode angkutan Natal dan Tahun Baru, di mana mobilitas penumpang kapal dan pekerja pelabuhan meningkat signifikan.
Baca Juga: KAI Bandara Salurkan Bantuan Rp72,5 Juta untuk Karyawan Terdampak Banjir di Sumatera Utara
Kehadiran layanan pijat netra diharapkan dapat menjadi bagian dari peningkatan kenyamanan penumpang, sekaligus membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi para penerima manfaat Program PIJAR.
Lebih lanjut, Dewi menambahkan bahwa sinergi antara SPSL, entitas Pelindo Group, pemangku kepentingan, serta komunitas menjadi kunci dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat.
Artikel Terkait
Pelindo Solusi Logistik Tebar 1.000 Paket Kebaikan untuk Warga Semarang dan Pengemudi Ojol
Pelindo Multi Terminal Tingkatkan Kesiapsiagaan Operasional Menghadapi Potensi Cuaca Ekstrem
Pelindo Meresmikan Nama Marina Berkelas Internasional di Pelabuhan Benoa
Pelindo Multi Terminal Pastikan Pelabuhan Tanjung Wangi Siap 100% Sambut Angkutan Nataru
Arus Peti Kemas Melonjak, Pelindo Terminal Petikemas Optimistis Melampaui Target 2025
Pelindo Regional 2 Banten Optimalkan Pelabuhan Ciwandan Persiapan Nataru 2025/2026