Kabar BUMN - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), melalui kegiatan bertajuk MenEPI untuk Bumi 2026, menanam 2.500 pohon cemara udang di kawasan Pantai Induk Lombok, Jeranjang, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati ini melibatkan pemerintah daerah, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), komunitas pesisir, serta masyarakat setempat.
Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan mengatakan, kawasan Pantai Induk Lombok dipilih karena memiliki keterkaitan langsung dengan operasional pasokan energi primer PLN EPI sekaligus menjadi wilayah pesisir yang menghadapi tekanan abrasi yang cukup besar.
“Sebagai perusahaan yang mengelola rantai pasok energi primer untuk kelistrikan Indonesia, kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa kehadiran infrastruktur energi di wilayah pesisir juga dibarengi dengan perlindungan ekosistemnya,” kata Mamit
Menurut Mamit, Jeranjang memiliki posisi strategis dalam rantai pasok energi primer nasional karena PLN EPI menjadi pemasok biomassa untuk PLTU Jeranjang. PLTU Jeranjang sendiri saat ini menopang sekitar 20 persen kebutuhan listrik Pulau Lombok.
“Energi Primer yang kami hadirkan tidak boleh mengorbankan kehidupan alam namun tetap menjaga keberlangsungan ekosistem yang ada. Karena itu kegiatan ini menjadi bentuk tanggung jawab kami untuk mengembalikan manfaat kepada kawasan pesisir,” ujarnya.
Ia menjelaskan pohon cemara udang dipilih karena memiliki fungsi ekologis penting dalam menjaga garis pantai.
Akar tanaman tersebut mampu membantu menahan abrasi, meredam terpaan angin pesisir, serta memperkuat ketahanan kawasan pantai terhadap gelombang laut.
Camat Gerung, Fitriati Wahyuni mengatakan abrasi di kawasan Pantai Induk Lombok dalam beberapa tahun terakhir telah menggerus daratan hingga mendekati permukiman warga pesisir.
Baca Juga: Borong Penghargaan di BEMA 2026, Pegadaian Jadi Best of the Best
“Dulu pantai ini menjadi tujuan wisata utama masyarakat Gerung dan Lombok Barat. Namun akibat abrasi, kawasan ini perlahan mengalami penurunan aktivitas wisata,” katanya.
Ia menilai program penanaman pohon dan pemulihan kawasan pesisir menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Artikel Terkait
PLN EPI Dorong Gasifikasi Biomassa, Solusi Energi Bersih untuk Wilayah Terpencil
Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi, PLN EPI Tembus Platinum Nusantara CSR Awards 2026
PLN EPI Group Raih Tiga Penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026
PLN EPI Luncurkan Wellness Program, Dorong Produktivitas dan Gaya Hidup Sehat Pegawai
Rumah Bibit Biomassa PLN EPI Dorong Pertanian Modern di Gunungkidul
11th Annual LNG Supply, Transport & Storage Forum 2026, PLN EPI: LNG Jadi Pilar Transisi Energi Nasional