Kabar BUMN - PT Indonesia Asahan Aluminium atau INALUM bersama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan terus memperkuat langkah pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melibatkan masyarakat sebagai garda terdepan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui rangkaian kegiatan sosialisasi, pelatihan teknis, hingga pembentukan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) yang digelar beberapa waktu lalu di Pendopo Kantor Bupati dan Lapangan Bukit Inspirasi Doloksanggul.
Program ini menjadi respons atas ancaman karhutla yang hampir terjadi setiap tahun dan berdampak luas terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga aktivitas sosial ekonomi warga.
Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, menegaskan bahwa langkah pencegahan dini menjadi kunci utama untuk meminimalisir risiko kebakaran hutan dan lahan.
“Karhutla adalah ancaman nyata yang harus kita hadapi bersama. Pencegahan adalah langkah paling efektif.
"Saya berharap para peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Makan di Kawasan Dago, Bandung
Kegiatan ini berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat melalui edukasi, pelatihan teknis, serta simulasi penanganan kebakaran secara langsung.
Selain itu, INALUM bersama pemerintah daerah juga membentuk lima kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) yang berasal dari lima desa sebagai ujung tombak pencegahan karhutla di tingkat lokal.
Sebagai bentuk dukungan nyata, INALUM turut menyerahkan bantuan peralatan pemadaman sederhana kepada masing-masing kelompok MPA.
Baca Juga: BTN Buka Lowongan Kerja Jalur General Banking Staff 2026, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
Bantuan tersebut meliputi jet shooter, gepyok, garu tajam, hingga perlengkapan pendukung seperti sepatu boot, kaos, dan topi.
Peralatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus mempercepat respons masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Artikel Terkait
INALUM Gelar ICLF 2025, Bangun SDM Kompetitif dan Adaptif
Memasuki Usia Emas, INALUM Meneguhkan Eksistensi di Industri Aluminium Nasional
INALUM Dorong Konservasi Berkelanjutan Demi Masa Depan Danau Toba
INALUM Mulai Bangun Kawasan Terpadu Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah, Perkuat Hilirisasi Nasional
Sekolah Hanyut Akibat Banjir, INALUM Bangun Kembali SDN 49 Batang Kabung