Momentum kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Bumi pada 22 April, yang semakin memperkuat pesan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan secara bersama-sama.
Baca Juga: Liburan Keluarga di Puncak: Serunya Nicole’s River Park dengan Konsep Dunia Mini
Kepala Divisi Konservasi dan Penghijauan PT Indonesia Asahan Aluminium, Sunarno A. Rakino, menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menekan risiko karhutla secara berkelanjutan.
“Peringatan Hari Bumi menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran kita bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
"Sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat merupakan langkah strategis untuk memastikan hutan dan lahan tetap terjaga serta memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ungkapnya.
Baca Juga: 15 Ucapan Idul Adha 2026 yang Singkat, Menyentuh, dan Penuh Doa
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen INALUM dalam menerapkan prinsip keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Ke depan, INALUM menyatakan akan terus mendorong kolaborasi multipihak guna menciptakan dampak positif yang berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan.***
Artikel Terkait
INALUM Gelar ICLF 2025, Bangun SDM Kompetitif dan Adaptif
Memasuki Usia Emas, INALUM Meneguhkan Eksistensi di Industri Aluminium Nasional
INALUM Dorong Konservasi Berkelanjutan Demi Masa Depan Danau Toba
INALUM Mulai Bangun Kawasan Terpadu Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah, Perkuat Hilirisasi Nasional
Sekolah Hanyut Akibat Banjir, INALUM Bangun Kembali SDN 49 Batang Kabung