Kabar BUMN - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) gelar pelatihan peningkatan kapasitas tenaga Posyandu di Desa Berdaya Energi di Kelurahan Karang Asem dan Gombang, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.
Program yang bertujuan agar akses agar akses kesehatan keluarga di lingkungan terkecil masyarakat makin berkapabilitas ini didasari tingginya angka stunting di kabupaten tersebut.
Sebagai informasi, Kabupaten Gunung Kidul merupakan kabupaten dengan tingkat stunting tertinggi di Provinsi DIY.
Di program peningkatan kapasitas tenaga Posyandu ini PLN EPI bekerja sama dengan PKK Karang Asem dan Gombang Gunung Kidul.
Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara mengungkapkan, posyandu merupakan ujung tombak bagi ibu dan balita untuk memeriksakan Kesehatan Masyarakat pada Tingkat Pertama.
“Untuk itu, kader posyandu sebagai penggerak utama posyandu perlu diberikan update ilmu kesehatan secara berkala serta peningkatan peningkatan skill komunikasi kader penyuluh," ungkap Iwan, Rabu (10/7/2024).
Baca Juga: Peringati Hari Donor Darah Sedunia 2024, PLN EPI Gelar Donor Darah Massal Diikuti 178 Pendonor
Iwan menjelaskan keberhasilan posyandu sangat didukung oleh kerja keras kader yang dengan sukarela mengelola posyandu dibantu tenaga kesehatan.
“Pelatihan ini diharapkan mampu membawa posyandu Kalurahan Gombang dan Karang Asem pada tingkatan inovasi yang lebih baik terkait pelayanan kesehatan masyarakat,” tambah Iwan.
Selain pelatihan, PLN EPI juga melakukan Penguatan Tata Kelola Posyandu diharapkan kader posyandu udapat mempraktikan pengelolaan posyandu secara efektif dan sesuai standar melalui pendampingan langsung dari Dinas Kesehatan Gunung Kidul dan Puskesmas Ponjong.
Pelatihan menghadirkan narasumber akademisi dari Poltekkes Yogyakarta Sapta Rahayu Noamperani, Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Kidul Lucilla Mintati Dheni Cahyo Saputro dari Puskesmas Ponjong, serta praktisi dari Posyandu Kunci 2 Pendayen Umbul Harjo, Saefudin Zuhri.