tjsl

Hasil Rehabilitasi Mangrove SPJM: Serap Karbon 3,09 Ton, Pertumbuhan Meningkat

Minggu, 10 November 2024 | 19:30 WIB
Hasil penanaman mangrove PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) terus bertumbuh. (jasamaritim.co.id)

Dengan efektivitas pertumbuhan area penanaman mencapai 87,33%, presentase pertumbuhan mangrove mencapai 46,89%, menunjukkan hasil yang sangat baik.

Baca Juga: Rekomendasi Pantai Pasir Putih di Malang, Wajib Masuk List Wisata yang Harus Dikunjungi

Selain menghalau abrasi, mangrove yang ditanam ini telah menyerap CO2 di atmosfer melalui proses fotosintesis, sehingga tepat menjadi salah satu upaya dalam mengatasi dampak perubahan iklim.

Setelah dilakukan perhitungan oleh Tim Perhitungan Carbon Storage, diperoleh data bahwa selama 1 bulan, dapat disimpulkan bahwa penanaman mangrove SPJM mempunyai potensi penyerapan karbon sebesar 3.09 ton CO2 eq/ha.

Tidak hanya itu, berdasarkan hasil pemodelan carbon storage vegetasi mangrove hasil rehabilitasi PT Pelindo Jasa Maritim seluas 3 ha selama 30 tahun berdasarkan riap pertumbuhan diameter Rizhopora sp. yaitu 0,45 cm/tahun.

Baca Juga: Bank Raya Luncurkan Program Pesta Raya, Program Loyalitas yang Didedikasikan Bagi Nasabah

Hal ini menunjukkan bahwa proyeksi 10 tahun carbon storage vegetasi mangrove adalah sekitar 21,55 ton, umur 20 tahun carbon storage adalah 107.12 ton dan umur 30 tahun menjadi 273.71 ton.

Dengan demikian, mangrove hasil rehabilitasi SPJM sangat berperan penting dalam menyimpan karbon sebagai upaya mitigasi perubahan iklim.

Tubagus Patrick, SVP Sekretariat Perusahaan SPJM menerangkan, “Hasil dari rehabilitasi mangrove ini sudah cukup baik, namun tentu perlu dilakukan penyulaman pada area lubang tanam yang kosong dan juga pengkayaan pada lubang tanam pada lubang tanam yang berisi tanaman kurang dari 20 bibit”

Baca Juga: Tempat-tempat Wisata di Tuban yang Wajib Masuk List Itinerary Saat Liburan ke Sini

“Hal ini tentu penting untuk meningkatkan keberhasilan dan keberlanjutan program rehabilitasi mangrove dan juga meningkatkan serapan karbon,” lanjutnya.***

Halaman:

Tags

Terkini