Kabar BUMN - Sebagai bagian dari komitmennya, MIND ID memperkuat pengelolaan limbah secara berkelanjutan, yang dalam prosesnya juga melibatkan komunitas.
Dengan demikian pengelolaan limbah secara berkelanjutan ini manfaatnya bisa dirasakan secara langsung masyarakat sekitar operasional, terutama dari sisi ekonomi.
Selain selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), ini juga berkontribusi pada penciptaan Creating Shared Value (CSV).
Baca Juga: Grup MIND ID Ubah Sampah Plastik Menjadi Media Tanam di Fasilitas Nursery
Corporate Secretary MIND ID, Heri Yusuf menegaskan, pengelolaan limbah juga dilakukan sesuai standar yang berlaku, dengan mengutamakan praktik kolaborasi bersama komunitas masyarakat.
”Bagi kami, limbah merupakan sebuah input yang juga dapat ditingkatkan nilai tambahnya. Oleh karenanya kami proaktif menggandeng masyarakat agar peningkatan nilai tambahnya dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Pengelolaan limbah secara berkelanjutan tersebut upaya bersama seluruh Anggota Grup MIND ID mulai dari PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum, PT Timah Tbk, dan PT Vale Indonesia Tbk.
Baca Juga: Kisah Kesuksesan MIND ID Dorong Inovasi Teknologi untuk Ciptakan Efisiensi Operasional Tambang
Salah satu implementasinya, Heri memaparkan, Bukit Asam yang memberikan bantuan mesin pemusnah sampah berkapasitas 50-60 ton per hari ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bukit Kancil di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Mesin ini sangat membantu pengelolaan sampah di TPA seluas 28,5 hektare tersebut, yang setiap harinya menerima sekitar 70 ton sampah.
Dampaknya tidak hanya pada pengurangan timbunan sampah, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan bagi masyarakat sekitar.
Baca Juga: Rencana IPO di 2026-2027, MIND ID Gencar Perkuat Equity Story INALUM
Inalum, sebagai produsen aluminium terbesar di Indonesia, juga berhasil mengolah limbah bauksitnya untuk menjadi bahan bangunan bagi fasilitas publik.