Kabar BUMN - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2025, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menggelar kegiatan penanaman 600 pohon Sengon Buto (Enterolobium cyclocarpum) di area reklamasi Tambang Air Laya, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Kegiatan ini berlangsung dalam rangkaian acara bertajuk Green Mining sebagai bentuk nyata komitmen PTBA terhadap praktik pertambangan yang berkelanjutan.
Tak hanya simbolis, kegiatan ini juga melibatkan para pegawai PTBA dan mitra kerja sebagai wujud kolaborasi bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Tanjung Enim Mining Site General Manager PTBA, Satria Wirawan, menjelaskan bahwa kegiatan Green Mining memiliki sejumlah tujuan penting, mulai dari pemulihan lahan pascatambang hingga penguatan penyerapan karbon.
“Green Mining mencerminkan komitmen perusahaan dalam menerapkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab guna menghadirkan energi tanpa henti, selaras dengan visi PTBA yaitu menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan,” ujar Satria.
Penanaman pohon dilakukan di lahan pascatambang yang sebelumnya telah ditata sesuai standar reklamasi.
Baca Juga: Bukit Asam Salurkan 292 Hewan Kurban, Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat di Momen Idul Adha
Jenis tanaman yang dipilih juga telah disesuaikan dengan karakteristik lahan serta mengacu pada dokumen reklamasi perusahaan.
Usai penanaman, pohon-pohon tersebut akan dipelihara secara berkala melalui sejumlah langkah seperti pengendalian gulma, pemupukan lanjutan, hingga penyulaman untuk pohon yang tidak tumbuh.
Inisiatif ini merupakan bagian integral dari strategi dekarbonisasi dan reklamasi PTBA yang telah dirancang dalam roadmap manajemen karbon perusahaan.
Baca Juga: Kisah Petani Sawahlunto: Dari Tidak Tahu Apa-Apa, Kini Jadi Ahli Kopi Berkat Bukit Asam
Hingga Maret 2025, PTBA tercatat telah mereklamasi lahan seluas 2.457,35 hektare, mempertegas kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.***