Kisah Petani Sawahlunto: Dari Tidak Tahu Apa-Apa, Kini Jadi Ahli Kopi Berkat Bukit Asam

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 7 Juni 2025 | 19:00 WIB
Ilustrasi - Dulu lahan tambang, kini jadi ladang harapan. Inilah Robusta Sawahlunto.
Ilustrasi - Dulu lahan tambang, kini jadi ladang harapan. Inilah Robusta Sawahlunto.

Kabar BUMN - Di lahan bekas tambang Sawahlunto, tumbuh sebuah harapan baru dalam wujud biji kopi Robusta.

Perubahan ini dipelopori oleh PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melalui program sustainability yang membina puluhan petani lokal sejak tahun 2020.

Salah satu petani yang terlibat adalah Beby Candra, akrab disapa Abi.

Baca Juga: Lowongan Magang BUMN 6 Bulan di Kimia Farma! Yuk Gabung di Posisi Ini!

Sebelum bergabung dalam program ini, ia dan para petani lain belum memiliki pengalaman dalam budidaya kopi.

Melalui pendampingan PTBA, mereka mengikuti studi banding ke sentra kopi di Semende, Aceh, dan Medan.

Di sana, mereka mendapat pelatihan langsung dari para ahli, termasuk Profesor Surip Mawardi, yang memperkenalkan potensi besar kopi di tanah Sawahlunto.

Baca Juga: Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman dan Salurkan Ribuan Hewan Kurban Saat Iduladha 1446 H

Setelah kembali, pelatihan berlanjut secara intensif.

Para petani diajarkan mulai dari pembibitan, penanaman, hingga pengolahan pascapanen.

PTBA juga mendorong terbentuknya kelompok pembibitan agar petani dapat menyediakan bibit unggul secara mandiri.

Baca Juga: Kolesterol Naik Usai Iduladha? Simak Tips Ampuh untuk Menurunkannya!

Program ini kini menjangkau empat kecamatan, yaitu Barangin, Silungkang, Lembah Segar, dan Talawi.

Tak hanya memberikan ilmu, PTBA juga melengkapi para petani dengan alat pengolahan kopi modern seperti mesin Huller, Pulper, penggiling, dan sangrai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Sumber: ptba.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini