Kabar BUMN - PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), bagian dari Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero), kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat lewat aksi sosial bertajuk Pelindo Berbagi Sembako.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), SPJM menyalurkan bantuan sembako kepada sejumlah panti asuhan dan panti jompo sebagai bentuk nyata dari kepedulian sosial.
Aksi ini bukan hanya dilakukan oleh SPJM saja, tetapi serentak oleh seluruh entitas di bawah Pelindo Grup.
Baca Juga: Ruwatan Akbar TMII 2025: Saatnya Meruwat Diri, Daftar Sebelum 14 Juli!
Secara total, sebanyak 12.000 paket sembako disebar ke berbagai wilayah kerja Pelindo di seluruh Indonesia.
Khusus SPJM, perusahaan membagikan 400 paket sembako yang disalurkan ke empat lokasi, Panti Asuhan Bahagia, Panti Asuhan Jannatul Ma’wa, Panti Asuhan Murni, dan Panti Werdha Theodora.
Masing-masing panti menerima 100 bingkisan, yang diserahkan langsung kepada para pengurus dan disambut hangat oleh seluruh penghuni.
Baca Juga: Pesan Tiket Kapal PELNI Lebih Praktis, Dapat Diskon 50% di MyTelkomsel
“Kegiatan sosial ini juga melibatkan Pegawai dan Persatuan Istri Pegawai (PIP) SPJM, sebagai wujud menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial, memperluas wawasan, serta memberikan dukungan moril dan materi bagi anak-anak panti dan warga lansia di panti jompo," SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick.
Menariknya, bantuan kepada panti jompo ini merupakan yang pertama dilakukan oleh SPJM.
"Kami berharap kehadiran kami juga membantu meningkatkan kesehatan mental dan emosional para lansia serta sebagai wadah berbagi pengalaman berbeda antara para lansia dan pegawai SPJM," ujar Patrick.
Baca Juga: PTP Nonpetikemas Cabang Pontianak Gencarkan Awareness K3, Dukung Lingkungan Kerja Aman di Pelabuhan
Kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga bagian dari upaya SPJM dalam menumbuhkan empati dan meningkatkan kualitas kehidupan sosial masyarakat.
Ke depannya, kegiatan seperti ini akan terus berlanjut sebagai bagian dari dukungan perusahaan terhadap program pengentasan kemiskinan, sejalan dengan pilar sosial dalam Sustainable Development Goals (SDGs).