Ia juga menambahkan bahwa setelah sukses mengelola budidaya ikan, mereka membentuk kelompok pertanian hidroponik yang melibatkan ibu-ibu setempat dengan nama Lanjut Bestari.
Baca Juga: PHE OSES Sukses Raih Dua Penghargaan DKJ Award 2025 Lewat Program untuk Masyarakat Pesisir
Hal ini menjadi kontribusi penting dalam menciptakan ketahanan pangan lokal. “Berawal dari kelompok kami, lalu kami bentuk kelompok hidroponik perempuan dan kelompok produksi terasi."
"Terima kasih kepada PT Timah karena telah peduli pada wilayah kami di Sawang Laut. Sekarang para ibu rumah tangga bisa menanam sayur sendiri,” tambahnya.
Anggi Siahaan, Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT Timah, menjelaskan bahwa pemanfaatan potensi lokal merupakan aset penting dalam menggerakkan perekonomian daerah.
Baca Juga: Garuda Muda Unggul atas Filipina, Tiga Poin Krusial di ASEAN U-23 Mandiri Cup 2025
“PT Timah bekerja sama dengan masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal sebagai cara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus melestarikan kekayaan budaya dan sumber daya alam. Keterlibatan masyarakat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujar Anggi.
Tidak hanya itu, PT Timah juga baru-baru ini memberikan bantuan permodalan kepada 18 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dukungan ini bertujuan mendorong pengembangan usaha desa yang memanfaatkan potensi lokal sebagai dasar bisnis mereka.
Seluruh inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam pengentasan kemiskinan, penciptaan pekerjaan yang layak, dan pertumbuhan ekonomi.
Dengan pemberdayaan potensi lokal, PT Timah turut membangun nilai ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan sosial di masyarakat. ***