tjsl

PT Timah Ulurkan Bantuan, Ringankan Biaya Pengobatan Bayi Penderita Bibir Sumbing di Pangkalpinang

Rabu, 15 Oktober 2025 | 06:30 WIB
PT Timah Tbk bantu biaya pengobatan bayi 10 bulan di Pangkalpinang melalui program TJSL kesehatan, meringankan beban keluarga kurang mampu. (Dok. PT Timah)

Kabar BUMN - PT Timah Tbk kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di bidang kesehatan, perusahaan ini menyalurkan bantuan biaya pengobatan untuk Dazya Adarah Padela, bayi berusia 10 bulan asal Kelurahan Opas Indah, Kota Pangkalpinang.

Bantuan tersebut secara resmi diserahkan oleh tim CSR PT Timah Tbk kepada ayah Dazya, Ahmad Afandi (31), pada Senin (13/10/2025).

Baca Juga: Pulau Pasumpahan, Maldives-nya Sumatera Barat yang Punya Cerita Legenda

Saat ini, Dazya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Depati Bahrin Pangkalpinang karena kondisi kesehatannya yang memburuk.

Ahmad menjelaskan bahwa sejak lahir putrinya menderita bibir sumbing, namun beberapa bulan terakhir kondisinya semakin menurun setelah dokter menemukan adanya penumpukan lendir di paru-parunya.

Hal ini berdampak pada pertumbuhan dan berat badan sang bayi yang terus menurun.

Baca Juga: Kuliner Khas Da Nang, Hadirkan Kelezatan Cita Rasa Hidangan Khas Vietnam Tengah

“Anak saya lahir dengan bibir sumbing, dan sejak usia tiga bulan kondisinya semakin parah, berat badannya juga terus turun. Belakangan ini baru diketahui ada lendir di paru-parunya,” jelas Ahmad.

Sebagai pekerja harian, Ahmad mengaku kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, terlebih lagi biaya pengobatan anaknya yang terus meningkat.

Ia mengatakan bahwa putrinya telah dirawat di rumah sakit selama hampir tiga minggu dan membutuhkan susu khusus untuk membantu menambah berat badannya.

Baca Juga: PT TIMAH Tbk Salurkan Bantuan untuk Dazya, Balita yang Tengah Berjuang Sembuh di Pangkalpinang

“Anak saya sudah dirawat hampir tiga minggu dan butuh susu khusus yang harganya cukup mahal. Saya hanya bekerja sebagai buruh harian, jadi sangat berat untuk mencukupi semuanya,” ujarnya.

Ahmad menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PT Timah Tbk yang telah membantu meringankan beban biaya pengobatan anaknya.

Halaman:

Tags

Terkini