Kabar BUMN – Direktur Utama PT TIMAH Tbk, Restu Widiyantoro, bertemu langsung dengan perwakilan para penambang rakyat dari empat kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Utama PT TIMAH Tbk pada Rabu, 8 Oktober 2025 ini menjadi wadah penting untuk mempererat hubungan, memperkuat sinergi, serta menampung aspirasi dari komunitas penambang.
Selain itu, momen ini juga menegaskan komitmen perusahaan agar keberadaan industri timah benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Harga Mulai Rp 20 Ribuan! Daftar Lengkap Kereta Bersubsidi Tahun 2025
Dalam kesempatan tersebut, Restu Widiyantoro menegaskan bahwa PT TIMAH Tbk berkomitmen untuk mewujudkan visi “Timah untuk Rakyat”, agar kekayaan alam Bangka Belitung dapat dirasakan secara langsung oleh penduduk setempat.
“Ini bukan pertemuan pertama dan terakhir, kami akan membentuk forum agar komunikasi dapat dilakukan secara lebih intensif."
"Kami ingin meningkatkan kesejahteraan komunitas penambang sekaligus karyawan PT TIMAH Tbk, sehingga ‘Timah untuk Rakyat’ benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Cuan Berlipat! Ikuti Program Merchant Lucky Ride 2025 dari BRI Palembang untuk Gasak Hadiah Ini
Restu menambahkan, “Prinsip kami adalah ingin agar penambang lokal sejahtera, dan kesejahteraan itu juga dapat dirasakan masyarakat Bangka Belitung.”
Melalui pertemuan ini, perusahaan juga membahas langkah-langkah yang akan dilakukan untuk melibatkan para penambang lokal melalui model kemitraan dan koperasi.
Diskusi ini menjadi kelanjutan dari kesepakatan terkait peningkatan harga timah yang sebelumnya telah dibicarakan.
Baca Juga: Buruan Lamar! PT Mitra Utama Madani Buka Loker Sales Merchandiser Hingga 17 Oktober 2025
Salah satu perwakilan penambang asal Kabupaten Bangka, Rizki, menyambut baik solusi yang ditawarkan PT TIMAH Tbk, baik melalui pola kemitraan maupun koperasi. Namun, ia juga menyoroti perlunya sistem harga yang benar-benar berpihak pada penambang.
“Tentu kami menyambut baik solusi terkait penjualan timah, tapi saat ini prosesnya masih terlalu panjang. Jadi meskipun harga di atas kertas terlihat tinggi, di lapangan kami mengalami banyak potongan. Kami butuh sistem yang sesuai aturan."
Artikel Terkait
Kolaborasi Pendidikan dan Industri: Mahasiswa UBB Pelajari Manajemen Keuangan di PT Timah Tbk
PT Timah Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Partisipasi di Beragam Pameran
Prabowo Saksikan Serah Terima Aset Negara ke PT Timah, Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola dan Tingkatkan Kontribusi Nasional
Bantu Petani Bangkit, PT Timah Salurkan Mesin dan Bibit hingga ke Belitung Timur
Lomba Mancing Pantai Matras 2025 Siap Digelar, PT Timah Dukung Nelayan Majukan Wisata Bahari